Kenalan yuk dengan dua giant panda di Istana Panda Indonesia

BERITA TRAVEL – Akhir pekan merupakan waktu yang pas dihabiskan bersama keluarga atau orang tersayang. Tak hanya sekedar ngeteh di rumah, tapi banyak juga dari mereka yang mengunjungi tempat-tempat wisata di akhir pekan.

Nah, bagi kamu yang ingin menghabiskan akhir pekan tapi bingung mau ke mana, kamu bisa datang ke Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor. Selain bisa melihat berbagai macam satwa, Taman Safari juga baru saja mengadopsi sepasang giant panda yang sangat menggemaskan.

Setelah resmi menyambut kehadiran sepasang giant panda di Bandar Udara Soekarno Hatta pada Kamis (28/9) lalu, sepasang satwa langka ini memasuki waktu karantina selama satu bulan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan di Taman Safari.

Kedatangan panda China ini sebagai tanda persahabatan kedua negara. Di mana Indonesia akan menjadi negara dan wilayah ke-16 yang bergabung dalam program penelitian untuk pelestarian panda dengan memiliki panda asli dalam kebun binatang mereka.

“Panda China ini sebagai simbol persahabatan, perdamaian, kolaborasi berkelanjutan pengetahuan jangka panjang, dan masa depan cerah antara Negara Indoensia dan Republik Rakyat Tiongkok,” ujar Direktur Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang kepada di Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor, Rabu (1/11).

Nantinya, panda jantan bernama Cai Tao dan panda betina bernama Hu Chun akan berada di exhibit yang bernama Istana Panda Indonesia, yang terletak di ketinggian 1.800 di atas permukaan laut. Lingkungan alami ini dirancang meniru habitat alami giant panda di Tiongkok. Dikelilingi alam pegunungan yang sejuk, daerah lembah hutan lebat, serta suhu harian berkisar antara 15-24 derajat celcius, sepasang panda ini pun berhasil beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan nyaman karena kondisi alam tersebut sesuai dengan ekosistem alam mereka.

Di Istana Panda Indonesia ini, beberapa fasilitas tersedia untuk memanjakan para pengunjung seperti fasilitas kesehatan dan penelitian satwa, dan fasilitas pendidikan. Di fasilitas pendidikan ini pengunjung diajak langsung merasakan pengalaman tur edukasi yang terletak di lantai 3 exhibit. Tur edukasi ini akan menggambarkan tentang habitat asal giant panda, kemudian pengunjung juga akan diajak ke bilik edukasi biologis panda yang berisi replika dari beberapa sarana media satwa panda, juga informasi pertumbuhan panda.

“Ada juga ruang teater menyuguhkan video singkat berisi info menarik mengenai budaya Negeri Tiongkok, pengetahuan umum tentang panda dan perjalanan mendatangkan sepasang panda ke Indonesia. Kalau pengunjung belum puas juga, bisa lihat seekor panda dari kaca. Tapi kalau masih belum puas juga, bisa lihat langsung dari luar karena panda ini hewan yang senang hidup sendiri jadi kita pisahkan,” ujar Jansen menerangkan.


Brilio.net
 pun berkesempatan melihat langsung sepasang giant panda di Taman Safari. Aktivitas panda saat makan hingga tidur bisa dilihat langsung oleh pengunjung yang datang.

Selain melihat panda, exhibit ini juga menyediakan area rekreasi seperti Panda Resto, Chinese Garden dengan melihat berbagai macam hewan dari Tiongkok, Sky Walk, dan Area Satwa Tunggang.

Pengunjung yang penasaran ingin melihat panda harus bersabar dahulu, karena meski sudah diumumkan akan dilakukan grand opening pada November ini, namun pihak Taman Safari Indonesia belum bisa memastikan tanggal pastinya.

“Belum tahu jelasnya kapan karena menyangkut pemerintahan dua negara, Indonesia dan Tiongkok,” pungkas Jansen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*