
April Jadi Momentum, G-Bran Jabar Siap Deklarasi di Bogor: Togu Tegas Tunggu Komando DPP
Kota Bogor — Aroma deklarasi besar DPD G-Bran Jawa Barat mulai terasa. Organisasi ini memastikan akan menggelar deklarasi pada April 2026 di Kota Bogor. Namun, satu hal ditegaskan: tidak ada langkah tanpa komando.
Ketua DPD G-Bran Jawa Barat, Agus Salim Dwidasawarsa Harahap alias Togu, menegaskan bahwa kepastian tanggal masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), sebagai bentuk ketaatan terhadap prinsip organisasi terpimpin.
“Kita sudah siap. Secara target, April 2026. Tapi untuk tanggal, kita tunggu instruksi DPP. Karena G-Bran ini organisasi terpimpin, semua harus sesuai amanat AD/ART,” tegas Togu, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa G-Bran tidak berjalan sporadis, melainkan dalam satu garis komando yang terstruktur dari pusat hingga daerah.
Bukan Sekadar Deklarasi, Ini ‘Tombol Start’ Gerakan
Togu menolak jika deklarasi hanya dianggap sebagai seremoni formal. Ia menyebut momen tersebut sebagai “tombol start” pergerakan besar G-Bran di Jawa Barat.
“Kalau hanya deklarasi lalu selesai, itu bukan G-Bran. Ini adalah titik awal. Setelah itu, kita langsung kerja,” ujarnya.
Sejumlah program langsung disiapkan untuk dijalankan pascadeklarasi, mulai dari penguatan peran pemuda, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pemberdayaan desa lewat konsep desa wisata, pendidikan bela negara, hingga gerakan sadar hukum.
Bogor Dipilih, Bukan Tanpa Alasan
Kota Bogor dipilih sebagai lokasi deklarasi karena dinilai memiliki nilai strategis sekaligus simbolis.
“Bogor ini bukan hanya lokasi. Ini titik konsolidasi. Dari sini kita bangun kekuatan, lalu kita dorong ke seluruh Jawa Barat,” kata Togu.
Ia juga mengungkapkan bahwa mesin organisasi saat ini sudah mulai dipanaskan, dengan konsolidasi internal yang terus digencarkan di berbagai daerah.
Taat Komando, Jadi Ciri Khas Gerakan
Dalam nada yang lebih tegas, Togu menyebut bahwa ketaatan terhadap garis komando adalah identitas G-Bran sebagai organisasi terpimpin.
“Banyak organisasi jalan sendiri-sendiri, akhirnya kehilangan arah. G-Bran tidak seperti itu. Kita satu komando, satu gerak, satu tujuan,” ujarnya.
Menurutnya, justru dari disiplin organisasi inilah kekuatan besar akan terbentuk.
Sinyal Kuat: G-Bran Siap ‘Tancap Gas’
Meski masih menunggu kepastian tanggal, sinyal yang disampaikan G-Bran Jawa Barat cukup jelas: mereka siap bergerak cepat begitu instruksi turun.
“Begitu komando turun, tidak ada alasan untuk lambat. Kita langsung tancap gas,” tegas Togu.
Dengan narasi tegas dan kesiapan yang mulai terlihat, deklarasi DPD G-Bran Jawa Barat di Kota Bogor diprediksi bukan sekadar agenda organisasi, tetapi berpotensi menjadi momentum lahirnya gerakan baru yang lebih agresif dan terstruktur di tingkat daerah.



