
BOGOR — Ibadah Paskah anak yang digelar GPIAI Filadelfia Bogor berlangsung dinamis dan penuh partisipasi, Minggu (5/4/2026). Hingga siang hari, kegiatan masih berjalan dengan melibatkan anak-anak secara aktif dalam berbagai rangkaian acara yang dirancang tidak monoton.
Berbeda dengan pola ibadah konvensional, kegiatan ini mengedepankan pendekatan kontekstual, di mana anak-anak diajak belajar memahami nilai-nilai Paskah melalui pengalaman langsung. Suasana ibadah pun dibuat komunikatif agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima.
Firman Tuhan yang dibawakan oleh Ibu Gembala GPIAI Filadelfia menjadi inti dari seluruh rangkaian kegiatan. Dalam penyampaiannya, ditekankan bahwa makna kebangkitan Kristus harus dipahami sebagai dasar hidup yang mengajarkan kasih, pengharapan, dan keteguhan iman sejak usia dini.
Di sela-sela ibadah, panitia menggelar sejumlah kegiatan berbasis Alkitab yang menguji sekaligus melatih kemampuan anak. Lomba mencari ayat secara cepat dan menyusun potongan ayat menjadi bagian utama yang menarik perhatian peserta.
Kegiatan tersebut tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga ketelitian serta pemahaman terhadap isi firman. Anak-anak tampak berusaha aktif, saling berdiskusi, dan menunjukkan semangat dalam mengikuti setiap tantangan.
Selain itu, aktivitas menghias telur Paskah juga menjadi bagian dari rangkaian acara yang masih berlangsung. Melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas dalam suasana yang santai namun tetap bermakna.
Keterlibatan berbagai cabang jemaat, seperti Jemaat Tonjong, Jemaat Gunung Putri, Jemaat Cikaret, Jemaat Bogor, dan Jemaat Cibinong, semakin memperkaya interaksi dan memperkuat rasa kebersamaan antar peserta.
Panitia menilai bahwa pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjawab tantangan pembinaan generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dengan suasana yang tertib dan penuh antusiasme. Perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga sarana efektif dalam membentuk karakter anak yang berlandaskan nilai iman.
Jurnalis: Atma
Editor: Tim Redaksi



