
Kronologi Kebakaran SPBE Cimuning, Pemadaman Berlangsung Hingga Dini Hari
BEKASI — Kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, terjadi pada Rabu malam (1/4/2026) dan memicu kepanikan warga sekitar. Api yang cepat membesar membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan situasi.
Laporan awal diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi pada pukul 21.08 WIB. Tak lama berselang, sejumlah unit pemadam langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, menyebutkan bahwa sebanyak 12 unit mobil pemadam diterjunkan mengingat lokasi merupakan area pengisian gas yang berpotensi menimbulkan ledakan.
“Petugas fokus mengendalikan api agar tidak merambat dan memicu risiko yang lebih besar,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dijinakkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bekasi memastikan penanganan korban berjalan maksimal. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit.
“Korban sudah mendapatkan penanganan medis, dan pembiayaannya ditanggung pemerintah,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian.
Dari data sementara, jumlah korban mencapai sekitar 14 orang dengan beberapa di antaranya mengalami luka bakar serius. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung. Dampaknya, area sekitar 2.000 meter persegi terdampak, termasuk sebagian permukiman warga di sekitar lokasi.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan dalam pengawasan petugas. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada serta menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Jurnalis: Romo Kefas



