Depok – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0508/Depok tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan generasi muda melalui kegiatan non fisik.
Salah satunya diwujudkan melalui penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di SMK Islam Arridho, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dan diikuti oleh sekitar 50 siswa SMK Islam Arridho.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para undangan, pemberian materi, sesi tanya jawab, hingga ditutup dengan foto bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cilodong Drs. Zaenal Aripin, MSI, Lurah Jatimulya H. Uded Muhidin, S.Pd., M.Pd., Kepala SMA Islam Arridho H. Muis Ali, S.Pd., M.M., Mayor CKE I.N. Sutama dari Kodam Jaya sebagai peninjau, Kapten Inf. Zaenal Arifin selaku Kaur Komsos Kodim 0508/Depok, serta unsur kepolisian, Babinsa, dan pihak sekolah.
Materi penyuluhan disampaikan oleh Aiptu Mohadi dari Polres Metro Depok, yang menekankan pentingnya kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba dan dampaknya bagi masa depan.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan generasi muda. Karena itu, adik-adik harus berani mengatakan tidak pada narkoba dan memilih kegiatan positif yang membangun diri,” ujar Aiptu Mohadi di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku remaja. Menurutnya, pemahaman sejak dini menjadi langkah penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Kegiatan ini mendapat antusiasme dari para siswa yang aktif mengikuti sesi tanya jawab.
Melalui program TMMD, TNI bersama pemerintah daerah dan kepolisian berharap dapat memperkuat pembinaan karakter generasi muda, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan sehat dari ancaman narkoba.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta menjadi bagian dari komitmen TMMD dalam membangun masyarakat tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.
Jurnalis Romo Kefas

