Perjuangan Mencari Jawaban Dimulai, Martin Lukas Simanjuntak Bawa Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun ke Meja Pengadilan

Perjuangan Mencari Jawaban Dimulai, Martin Lukas Simanjuntak Bawa Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun ke Meja Pengadilan

Spread the love

Perjuangan Mencari Jawaban Dimulai, Martin Lukas Simanjuntak Bawa Kasus Hilangnya Iptu Tomi Marbun ke Meja Pengadilan

Jakarta, 5 Februari 2026 – Upaya keluarga Iptu Tomi Samuel Marbun untuk mencari jawaban atas hilangnya anggota Kepolisian Republik Indonesia itu kini memasuki tahap baru. Kuasa hukum keluarga, Martin Lukas Simanjuntak, menegaskan bahwa jalur pengadilan dipilih sebagai langkah serius untuk memperoleh kepastian hukum.

Gugatan Warga Negara (Citizen Lawsuit) tersebut didaftarkan pada Rabu (4/2/2026) di , setelah keluarga menilai berbagai upaya sebelumnya belum memberikan kejelasan mengenai nasib Iptu Tomi yang dilaporkan hilang saat menjalankan operasi penindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Barat.


Martin Lukas: Keluarga Butuh Jawaban yang Jelas

Dalam konferensi pers, Martin Lukas menegaskan bahwa keluarga selama ini hidup dalam ketidakpastian. Ia menyampaikan bahwa keluarga tidak menuntut hal berlebihan, melainkan hanya menginginkan penjelasan yang jelas mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Menurut Martin, negara memiliki tanggung jawab hukum untuk memberikan perlindungan dan kepastian terhadap aparat yang menjalankan tugas negara.

Ia menilai kepastian tersebut bukan hanya penting bagi keluarga korban, tetapi juga bagi keberlangsungan sistem perlindungan aparat penegak hukum di Indonesia.


Gugatan Dipilih Setelah Berbagai Upaya Dilakukan

Martin menjelaskan bahwa sebelum menempuh jalur hukum, keluarga telah mencoba mencari kejelasan melalui berbagai langkah, termasuk komunikasi dengan pihak terkait serta permintaan pencarian ulang.

Namun, keluarga menilai proses tersebut belum memberikan jawaban yang memuaskan. Oleh karena itu, Citizen Lawsuit dipilih sebagai mekanisme hukum untuk meminta negara menjalankan kewajibannya secara terbuka dan akuntabel.


Didukung Kekuatan Hukum Besar

Perkara ini mendapat perhatian karena keluarga didampingi Tim Bantuan Hukum dan Pencari Keadilan yang terdiri dari 114 advokat.

Martin menyebut dukungan tersebut menjadi bukti bahwa kasus hilangnya Iptu Tomi mendapat perhatian serius dari kalangan praktisi hukum. Ia menilai keterlibatan advokat dalam jumlah besar juga mencerminkan kepedulian terhadap perlindungan aparat negara.


Pertanyaan terhadap Proses Pencarian

Martin juga menyoroti adanya pertanyaan yang muncul terkait proses pencarian Iptu Tomi. Ia menyebut adanya perbedaan informasi yang diterima keluarga serta hal-hal yang dinilai perlu dijelaskan secara transparan melalui proses hukum.

Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting untuk menghindari ketidakpastian yang berkepanjangan.


Kasus Dinilai Bisa Jadi Titik Evaluasi Sistem

Martin menilai penyelesaian perkara ini dapat menjadi momentum evaluasi terhadap sistem perlindungan aparat negara, terutama bagi mereka yang bertugas di wilayah berisiko tinggi.

Ia menegaskan bahwa kepastian hukum dalam kasus ini dapat memberikan dampak luas terhadap kepercayaan publik terhadap negara hukum.


Harapan Terhadap Proses Persidangan

Martin berharap proses persidangan dapat berjalan secara profesional dan transparan serta mampu memberikan kejelasan yang selama ini diharapkan keluarga.

Ia menegaskan bahwa gugatan ini merupakan bentuk upaya hukum untuk memastikan tanggung jawab negara terhadap aparat yang menjalankan tugas negara.


Jurnalis: Romo Kefas