
Kepulauan Seribu | KlikBerita.net, 26 Maret 2026 — Tak ada lagi sekat antara daratan dan kepulauan dalam urusan kebutuhan pangan. Perum BULOG bergerak cepat menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng pasca Idulfitri 1447 Hijriah, memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan haknya secara merata.
Langkah percepatan ini menjadi bukti bahwa distribusi bantuan tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau pulau-pulau kecil yang memiliki tantangan akses cukup tinggi.
Di Kepulauan Seribu, sebanyak 4.102 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mulai menerima bantuan yang disalurkan ke sejumlah pulau seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, hingga Pulau Harapan. Di Pulau Untung Jawa, sebanyak 402 warga telah menerima bantuan secara langsung.
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa distribusi ini dilakukan dengan prinsip keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami pastikan bantuan ini menjangkau semua wilayah tanpa terkecuali. Kepulauan bukan hambatan, tetapi tanggung jawab yang harus kami tunaikan,” ujarnya.
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Bantuan Datang, Senyum Warga Mengembang
Kehadiran bantuan ini langsung disambut antusias oleh masyarakat setempat. Bagi mereka, bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah meningkatnya pengeluaran saat Lebaran.
Sabrina Marsenda, warga Pulau Untung Jawa, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Ini sangat membantu kami. Beras dan minyak goreng ini cukup untuk kebutuhan keluarga beberapa waktu ke depan,” katanya.
Nahria, warga lainnya, juga menyampaikan hal serupa.
“Kami merasa diperhatikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan kami berharap bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Dorong Ekonomi dari Pinggiran
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di awal tahun. Dengan total 33,2 juta penerima secara nasional, program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, distribusi bantuan seperti ini dinilai sangat penting, terutama di wilayah dengan akses terbatas.
Negara Hadir Tanpa Batas
Percepatan distribusi ke Kepulauan Seribu menjadi gambaran nyata bahwa negara terus berupaya hadir tanpa batas geografis. Dari pusat kota hingga pulau terluar, akses terhadap pangan tetap menjadi prioritas utama.
Dengan langkah ini, BULOG optimistis bantuan pangan dapat tersalurkan secara merata dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi KlikBerita.net



