
Di RSUD Bekasi, Malam Panjang Pemulihan Korban Kecelakaan Kereta
Kota Bekasi, 28 April 2026 — Di balik ramainya proses evakuasi di lokasi kecelakaan kereta Bekasi Timur, suasana berbeda terlihat di RSUD Kota Bekasi. Di tempat inilah perjuangan lain berlangsung—bukan lagi menyelamatkan dari lokasi, tetapi memulihkan dari luka.
Sejak malam kejadian, ruang perawatan dipenuhi korban dengan kondisi beragam. Ada yang mengalami luka akibat benturan, ada pula yang masih berusaha menenangkan diri setelah mengalami peristiwa yang mengagetkan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, datang langsung ke rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian yang layak. Ia menyusuri ruang perawatan, menyapa pasien, serta berbicara dengan tenaga medis yang bertugas.
Kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan bagi keluarga korban yang menunggu dengan penuh harap. Di beberapa sudut rumah sakit, tampak keluarga saling menguatkan sambil menanti kabar kondisi orang yang mereka cintai.
Tim medis bekerja tanpa henti, melakukan penanganan dan pemantauan secara berkelanjutan. Selain perawatan fisik, perhatian juga diberikan pada kondisi psikologis korban yang masih mengalami syok.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan bahwa seluruh proses perawatan berjalan tanpa kendala, termasuk dari sisi pembiayaan, sehingga korban tidak terbebani selama masa pemulihan.
Di sisi lain, posko informasi disiapkan untuk membantu keluarga dalam memperoleh data dan perkembangan kondisi pasien secara jelas.
Hingga saat ini, beberapa korban masih menjalani perawatan intensif, sementara lainnya mulai menunjukkan perkembangan yang lebih stabil.
Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka, tetapi juga menghadirkan kisah tentang ketahanan, kepedulian, dan harapan yang tumbuh di tengah situasi sulit.



