
KLIKBERITA.NET: Kota Probolinggo, 4 Mei 2026 — Upaya memperkuat perekonomian masyarakat terus dilakukan oleh Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival “PASAR KONAH” yang digelar di kawasan Pantai Permata, Minggu pagi, 3 Mei 2026.
Festival tersebut menjadi ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di wilayah Kelurahan Pilang. Kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan masyarakat, sekaligus sarana memperkenalkan produk lokal yang memiliki potensi ekonomi cukup besar apabila terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Acara berlangsung meriah dan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Ribuan pengunjung tampak memadati lokasi festival sejak pagi. Mereka datang untuk menikmati suasana Pantai Permata, menyaksikan hiburan, serta membeli berbagai produk UMKM yang dijajakan oleh warga Kelurahan Pilang.
Kegiatan Festival “PASAR KONAH” turut dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo Dr. Aminudin dan Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.A.P., M.M., serta Camat Kademangan Abdi Firdausi, S.STP., M.M., dan Lurah Kelurahan Pilang Iwan Cahyono, S.Sos., M.A.P., Kehadiran jajaran pemerintah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.
Dalam keterangannya, Lurah Kelurahan Pilang, Iwan Cahyono, S.Sos, menyampaikan bahwa Festival “PASAR KONAH” digelar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Kelurahan Pilang. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kelurahan.
Festival “PASAR KONAH” ini kami gelar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Pilang melalui UMKM. Kami ingin memberikan ruang kepada para pelaku usaha agar produk mereka lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Iwan Cahyono.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan UMKM dari masing-masing lingkungan RT di wilayah Kelurahan Pilang. Total terdapat 22 UMKM yang ambil bagian dalam festival tersebut. Para pelaku usaha menampilkan berbagai produk, mulai dari makanan olahan, minuman, jajanan tradisional, hingga produk kreatif masyarakat.
Menurut Iwan, pelibatan UMKM dari masing-masing RT menjadi salah satu cara untuk menggali potensi ekonomi warga secara merata. Dengan begitu, setiap lingkungan memiliki kesempatan yang sama untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.
“Peserta berasal dari perwakilan UMKM yang ada di lingkungan RT masing-masing di wilayah Kelurahan Pilang. Jumlahnya ada 22 UMKM. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi bagi warga untuk terus mengembangkan usaha,” imbuhnya.
Tidak hanya menampilkan produk UMKM, Festival “PASAR KONAH” juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari dari binaan Kelurahan Pilang. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang hadir. Selain berbelanja produk UMKM, masyarakat juga dapat menikmati hiburan budaya yang menambah semarak suasana festival.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi masyarakat dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian seni dan budaya lokal. Melalui festival semacam ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi, tetapi juga ruang untuk menampilkan kreativitas serta mempererat hubungan sosial antarwarga.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya area stand UMKM. Sejumlah produk yang dijual mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengunjung yang membeli makanan dan minuman olahan warga setempat. Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM, karena pendapatan mereka meningkat selama kegiatan berlangsung.
Salah satu stand yang menarik perhatian adalah milik Ketua RT.03-RW.01, Ibu Hajjah Eka Sulistiowati. Ia menjual produk olahan siput yang menjadi salah satu menu khas dan cukup diminati pengunjung. Saat ditemui awak media, Ibu Hajjah Eka menyampaikan bahwa usaha olahan siput tersebut memberikan hasil yang cukup menggembirakan.
Menurutnya, dengan modal sekitar Rp400.000, produk olahan siput tersebut dijual dengan harga Rp10.000 per cup. Dari penjualan selama festival, ia memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp2.500.000. Jumlah tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan ruang pemasaran seperti Festival “PASAR KONAH”.
“Modalnya sekitar Rp400.000. Kami jual per cup seharga Rp10.000, dan pendapatan kotor mencapai sekitar Rp2.500.000,” kata Ibu Hajjah Eka Sulistiowati.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya festival yang digelar oleh Kelurahan Pilang. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada warga untuk meningkatkan pendapatan, memperkenalkan produk, sekaligus bertemu langsung dengan konsumen.
“Dengan adanya Festival ‘PASAR KONAH’ yang diadakan oleh Kelurahan Pilang, pendapatan kami menjadi bertambah. Terima kasih kepada Bapak Lurah. Dengan digelarnya festival ini di Pantai Permata, kami masyarakat Pilang merasa terbantu,” ucapnya.
Festival “PASAR KONAH” menjadi salah satu contoh konkret bagaimana pemerintah kelurahan dapat berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM secara langsung, warga tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal.
Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, festival ini juga berdampak positif terhadap promosi kawasan Pantai Permata sebagai salah satu lokasi yang potensial untuk kegiatan masyarakat. Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi berbasis komunitas dapat menjadi daya tarik tersendiri apabila dikemas dengan baik.
Keterlibatan pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta warga menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga UMKM di Kelurahan Pilang semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya Festival “PASAR KONAH”, Kelurahan Pilang menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi masyarakat dari tingkat bawah. UMKM yang selama ini tumbuh di lingkungan warga diberikan kesempatan untuk tampil, berkembang, dan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.
Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan pembinaan, promosi, dan dukungan yang konsisten, UMKM Kelurahan Pilang berpotensi menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat Kota Probolinggo.
Festival “PASAR KONAH” bukan hanya sekadar pasar rakyat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi warga. Melalui semangat gotong royong, kreativitas, dan dukungan pemerintah, Kelurahan Pilang terus bergerak memperkuat perekonomian masyarakat melalui potensi UMKM lokal.
[RED]



