
Paskah PGL Lawang 2026 Tampilkan Harmoni Lintas Gereja, Jemaat Diajak Maknai Kebangkitan Kristus
Lawang, 7 Mei 2026 — Perayaan Paskah yang digelar Persekutuan Gereja-gereja di Lawang (PGL) tahun 2026 berlangsung penuh penghayatan dan kebersamaan. Bertempat di GBI Hosana Lawang, ibadah tersebut menjadi momentum bagi gereja-gereja di wilayah Lawang untuk mempererat persaudaraan dalam semangat kebangkitan Kristus.
Mengusung tema “Yesus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita,” rangkaian ibadah diikuti jemaat dan para pelayan Tuhan dari berbagai denominasi. Suasana penuh damai terasa sejak awal acara dengan pujian, doa, dan penyembahan yang mengajak jemaat merenungkan makna kemenangan Kristus atas maut.
Salah satu bagian yang paling mendapat perhatian dalam ibadah itu adalah penampilan Paduan Suara Wanita (PSW) PGL yang membawakan lagu rohani “The Lamb.” Penampilan tersebut menghadirkan nuansa syahdu dan menyentuh hati jemaat melalui perpaduan suara yang harmonis.
Lagu yang menceritakan kasih dan pengorbanan Kristus itu dibawakan dengan penuh penghayatan oleh 23 anggota paduan suara yang berasal dari 13 gereja di wilayah Lawang. Penampilan mereka menjadi simbol indah tentang persatuan gereja di tengah keberagaman.
Di balik harmonisasi yang terdengar indah, terdapat proses latihan yang dijalani secara serius dan penuh semangat. Selama beberapa minggu, para anggota berlatih bersama di bawah bimbingan Pdt. Yunus Sutandio, M.Th., dosen Musik Gerejawi STT Aletheia Lawang yang dipercaya menjadi pelatih dan conductor.
Latihan tidak hanya difokuskan pada teknik vokal, tetapi juga membangun kekompakan serta rasa kebersamaan antaranggota. Para peserta mengaku banyak belajar tentang kerja sama, disiplin, dan saling mendukung dalam pelayanan.
“Kami datang dari gereja yang berbeda, tetapi selama latihan kami belajar menjadi satu dalam pelayanan. Itu pengalaman yang sangat berharga,” ujar salah satu peserta.
Selain mempererat hubungan antar jemaat perempuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang belajar untuk meningkatkan kemampuan musik gerejawi. Para anggota merasa semakin percaya diri dan termotivasi untuk terus melayani melalui pujian.
Pdt. Yunus Sutandio mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh anggota menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama proses latihan berlangsung.
“Mereka memiliki hati yang rindu melayani Tuhan. Semangat itu terlihat dari kesetiaan dan kekompakan selama latihan hingga hari pelayanan,” tuturnya.
Perayaan Paskah PGL 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh gereja dan pimpinan lembaga pelayanan di wilayah Lawang, termasuk Ketua BPH PGL Pdt. Agung Budi Santoso, S.Th., Pdt. Amos selaku Rektor STT Aletheia Lawang, serta Pdt. Riami Boboy sebagai gembala GBI Hosana Lawang.
Melalui momentum tersebut, PGL berharap semangat persatuan gereja terus terpelihara dan menjadi kekuatan dalam menghadirkan kasih serta pengharapan di tengah masyarakat. Harmoni suara yang terdengar malam itu menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam Kristus mampu melahirkan pelayanan yang indah dan memberkati banyak orang.
(Inthe-R)
Editor: Tim Redaksi


