Enam Bulan, Tujuh Penghargaan: Kepemimpinan Sunyi yang Mengubah Wajah Kejari Kota Bekasi
Kota Bekasi – Di tengah sorotan publik yang sering kali hanya tertuju pada perkara besar, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi justru mencatat lompatan kinerja melalui kerja senyap namun terukur. Baru enam bulan menjabat, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum. berhasil mengantarkan institusi yang dipimpinnya meraih tujuh penghargaan strategis, dari tingkat daerah hingga nasional.
Capaian tersebut menjadi penanda bahwa perubahan dalam institusi penegak hukum tidak selalu harus gaduh. Di bawah kepemimpinan Dr. Sulvia, Kejari Kota Bekasi memilih jalur kerja sistematis: memperketat target, menata ulang prioritas, dan memastikan setiap langkah penegakan hukum memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan negara.
Salah satu prestasi paling krusial datang dari sektor pertanahan. Kejari Kota Bekasi menerima Penghargaan dan Pin Emas dari Menteri ATR/BPN atas keberhasilan menuntaskan target operasi tindak pidana pertanahan. Di sektor yang dikenal rawan konflik dan kepentingan besar, capaian ini mencerminkan keberanian institusi dalam berdiri di atas hukum.
Pendekatan humanis juga tampak dalam penanganan perkara pidana umum. Kejari Kota Bekasi meraih peringkat ketiga terbaik se-Jawa Barat dalam penerapan keadilan restoratif, sebuah pendekatan yang menempatkan pemulihan sosial sebagai tujuan utama penegakan hukum. Kebijakan ini dinilai mampu menekan beban lembaga pemasyarakatan sekaligus mengembalikan rasa keadilan di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, dari sisi tata kelola keuangan negara, Kejari Kota Bekasi mencatat peringkat ketiga kepatuhan penyelesaian temuan BPK RI. Angka ini menjadi indikator penting atas keseriusan institusi dalam memastikan akuntabilitas dan kepatuhan terhadap pengelolaan keuangan publik.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Prestasi Juara 3 Lomba Cerdas Cermat KUHP Nasional yang diraih jajaran Kejari Kota Bekasi menunjukkan kesiapan aparatur dalam menghadapi pemberlakuan KUHP Nasional pada Januari 2026.
Di bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Kota Bekasi berhasil mempertahankan aset strategis daerah melalui kemenangan dalam perkara lahan parkir Sentra Niaga Kalimalang. Seluruh gugatan ditolak pengadilan, sekaligus mencegah potensi kerugian negara. Atas capaian tersebut, Kejari Kota Bekasi memperoleh penghargaan dari Pemerintah Kota Bekasi.
Kontribusi preventif juga menjadi catatan penting. Melalui pendampingan hukum, legal opinion, dan bantuan hukum non

