Dari Jalanan ke Hati Warga: Polsek Kademangan Bangun Kepercayaan Lewat Aksi Sosial Ramadhan

Dari Jalanan ke Hati Warga: Polsek Kademangan Bangun Kepercayaan Lewat Aksi Sosial Ramadhan

Spread the love

KLIKBERITA.NET:Probolinggo – Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H, langkah berbeda ditunjukkan oleh Polsek Kademangan. Bukan hanya fokus pada pengamanan wilayah, jajaran kepolisian setempat turun langsung ke jalan membagikan 1.000 paket takjil kepada warga, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang digelar di depan Mapolsek Kademangan itu dipimpin Kapolsek Kompol Suharsono, S.H., M.M., bersama Bhayangkari Ranting Kademangan. Aksi ini menjadi bagian dari pendekatan sosial yang menitikberatkan pada komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat.

Sebanyak 700 paket takjil disiapkan oleh internal Polsek dan Bhayangkari. Sementara 300 paket lainnya merupakan kontribusi tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama, H. Guntur Dedy Alimo, Owner Yayasan Darul Hidayah. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan adanya kesadaran kolektif untuk menjaga harmoni sosial selama Ramadhan.

Kapolsek Kademangan menilai bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui patroli dan pengawasan, tetapi juga melalui kedekatan emosional dengan masyarakat. Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat rasa saling percaya antara polisi dan warga.

Selain berbagi, jajaran kepolisian turut menyampaikan imbauan kamtibmas. Warga diminta menjaga ketertiban, menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan seperti balap liar dan penggunaan petasan berlebihan, serta memastikan lingkungan tetap kondusif hingga Idul Fitri 1447 H.

Pembagian takjil berlangsung dengan pengaturan lalu lintas yang tertib. Interaksi singkat antara petugas dan warga menciptakan suasana akrab yang jarang terlihat dalam aktivitas pengamanan sehari-hari.

Melalui langkah ini, Polsek Kademangan menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun rasa aman yang berkelanjutan. Ramadhan pun menjadi ruang bersama untuk memperkuat solidaritas dan menjaga Probolinggo tetap stabil.

[IRF]