Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/1/2026) — Kehangatan tak selalu datang dari kata-kata besar, tetapi dari aksi sederhana yang tulus. Itulah yang dilakukan prajurit Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Pos Nunura saat membagikan bubur kacang hijau kepada warga di Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Di wilayah perbatasan yang jauh dari hiruk-pikuk kota, para prajurit TNI tak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat. Melalui kegiatan berbagi bubur kacang hijau, kebersamaan dan keakraban antara TNI dan warga terjalin hangat.
Anak-anak hingga orang tua tampak antusias menerima bubur yang dibagikan langsung oleh personel Pos Nunura. Senyum dan canda sederhana mewarnai kegiatan tersebut, menciptakan suasana kekeluargaan yang menyentuh.
Komandan Pos Nunura, Letda Arm David Partogi Sagala, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Satgas Pamtas terhadap masyarakat perbatasan.
“Kami ingin keberadaan TNI benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan sederhana ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi dan mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sosial menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat negara.
Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa di perbatasan negeri, prajurit TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga batas negara, tetapi juga sebagai penguat ikatan sosial dengan masyarakat. Kehangatan sederhana dari semangkuk bubur kacang hijau pun menjadi simbol kuatnya persatuan TNI dan rakyat.
Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas

