Energi Baru Pelayanan Menggema di Bandung, KPN 2026 Tegaskan Gereja Harus Bergerak Keluar dari Zona Nyaman

Energi Baru Pelayanan Menggema di Bandung, KPN 2026 Tegaskan Gereja Harus Bergerak Keluar dari Zona Nyaman

Spread the love

Energi Baru Pelayanan Menggema di Bandung, KPN 2026 Tegaskan Gereja Harus Bergerak Keluar dari Zona Nyaman

Bandung – Hari ketiga Konferensi Penginjilan Nasional (KPN) 2026 menghadirkan atmosfer yang semakin dinamis. Para peserta bukan hanya menerima pembekalan materi, tetapi juga mengalami penguatan visi pelayanan yang menegaskan kembali arah gerak gereja di masa depan.

Devosi pagi menjadi pembuka yang memperkuat kesadaran spiritual peserta. Dalam renungan yang disampaikan Marthinus, para pelayan Tuhan diingatkan bahwa Injil harus terus hidup dan menyala dalam setiap aspek kehidupan, bukan hanya di ruang ibadah.

Ia menegaskan bahwa gereja masa kini menghadapi tantangan besar ketika pelayanan berpotensi terjebak dalam rutinitas. Menurutnya, semangat Injil hanya dapat terjaga jika pelayanan dilandasi komitmen iman yang kuat serta kehidupan rohani yang terpelihara.

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara pelayanan dan kehidupan keluarga sebagai fondasi ketahanan spiritual seorang pelayan Tuhan.


Tantangan Perubahan Pelayanan dari

Semangat spiritual yang telah dibangun melalui devosi kemudian diperkuat dengan pembekalan pelayanan yang menyoroti perubahan paradigma gereja. Dalam materinya, Yonathan menegaskan bahwa gereja tidak dapat lagi berjalan dengan pola lama yang hanya berfokus pada aktivitas internal.

Ia menilai gereja harus berani keluar dari zona nyaman dan menghadirkan pelayanan yang mampu menjawab persoalan nyata masyarakat. Gereja, menurutnya, memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan nilai moral di tengah perubahan sosial.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar gereja dan lembaga pelayanan sebagai kekuatan baru dalam memperluas jangkauan penginjilan di Indonesia.


KPN 2026 Jadi Titik Konsolidasi Gerakan Pelayanan Nasional

Momentum hari ketiga KPN 2026 dinilai menjadi ruang konsolidasi bagi para pemimpin gereja dan pelayan Tuhan dari berbagai daerah. Selain menerima pembekalan, para peserta membangun jaringan pelayanan yang memperkuat kerja sama lintas wilayah.

Diskusi, pertukaran pengalaman pelayanan, serta refleksi bersama menciptakan semangat baru yang mendorong peserta untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan mereka.

KPN 2026 menegaskan bahwa gereja masa depan harus bergerak lebih aktif, kontekstual, dan berdampak luas. Bandung pun menjadi saksi penguatan komitmen para pelayan Tuhan untuk terus menghadirkan Injil sebagai kekuatan transformasi bagi masyarakat Indonesia.