Gerobak Datang di Malam Hari, Harapan Baru untuk Pedagang Es Gabus

Gerobak Datang di Malam Hari, Harapan Baru untuk Pedagang Es Gabus

Spread the love

Gerobak Datang di Malam Hari, Harapan Baru untuk Pedagang Es Gabus

Bojonggede, Bogor — Malam itu tidak ada seremoni besar. Hanya lampu jalan, gerobak sederhana, dan senyum yang tak bisa disembunyikan. Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat ramai dibicarakan warganet, akhirnya menerima bantuan nyata: gerobak usaha baru lengkap dengan peralatannya.

Kamis malam (29/01/2026), bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dandim 0501 Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, di kediaman Sudrajat, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede.

Bagi Sudrajat, gerobak itu bukan sekadar alat jualan. Ia adalah tanda bahwa perjuangan kecilnya tidak luput dari perhatian.

“Beliau ingin bisa berjualan lagi, punya gerobak sendiri. Alhamdulillah, hari ini bisa kami wujudkan,” ujar Ahmad Alam Budiman.

Menjelang bulan suci Ramadan, bantuan ini terasa kian berarti. Minuman segar seperti es gabus, es campur, dan es doger selalu jadi favorit warga saat berbuka puasa. Dengan gerobak baru ini, Sudrajat punya peluang untuk kembali menjemput rezeki.

Gerobak tersebut juga bisa digunakan dari rumah, sehingga istri Sudrajat dapat ikut membantu berjualan. Usaha kecil ini pun diharapkan menjadi usaha keluarga yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Sudrajat juga telah menerima bantuan berupa kulkas dan perlengkapan pendukung untuk menyimpan bahan baku. Bantuan ini menunjukkan bahwa kepedulian yang diberikan bukan sekadar sesaat, melainkan pendampingan nyata.

Di tengah banyaknya kisah viral yang hanya berhenti di linimasa, cerita Sudrajat justru bergerak ke arah berbeda. Dari perhatian publik, menjadi aksi nyata di lapangan.

Kadang, yang dibutuhkan bukan viral yang panjang, tapi tangan yang benar-benar datang membantu.


Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi