Indramayu, 13 Januari 2025 — Dugaan biaya pengurusan SIM C yang tembus Rp900.000 kembali bikin publik bereaksi keras. Sorotan tajam mengarah ke Satpas SIM Polres Indramayu yang dinilai lebih memilih bungkam ketimbang memberi penjelasan terbuka soal prosedur, tarif resmi, dan pengawasan internal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemohon SIM diduga diminta membayar jauh di atas biaya resmi. Angka tersebut langsung memantik pertanyaan publik: apakah ini ulah oknum semata, atau praktik yang dibiarkan? Sebab, layanan SIM merupakan layanan publik yang seharusnya bersih, transparan, dan bebas pungutan di luar aturan.
Upaya konfirmasi media telah dilakukan sejak 12 Januari 2025 kepada petugas terkait. Namun respons yang diterima justru normatif dan menghindar. Wartawan diminta datang ke kantor dan menunggu pimpinan, tanpa disertai penjelasan apa pun mengenai alur pelayanan, rincian biaya resmi, maupun mekanisme pengawasan. Sikap ini dinilai sebagai lempar tanggung jawab.
Dalam pelayanan publik, diam bukan sikap netral. Ketika pertanyaan menyangkut dugaan penyimpangan justru dihindari, kecurigaan publik menjadi konsekuensi yang tak terelakkan. Jika prosedur memang dijalankan sesuai aturan, semestinya penjelasan disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat.
Aturan soal keterbukaan sudah jelas: penyelenggara layanan negara wajib transparan dan akuntabel. Informasi mengenai prosedur dan biaya bukan rahasia internal, melainkan hak masyarakat. Menutup informasi justru berisiko memperlebar krisis kepercayaan publik.
Kasus ini menjadi ujian serius bagi wajah pelayanan kepolisian di daerah. Di tengah tuntutan masyarakat akan layanan yang bersih dan profesional, sikap tertutup hanya akan memperkuat persepsi negatif.
Sebagai bagian dari tanggung jawab jurnalistik, media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi resmi dari pihak Polres Indramayu agar publik memperoleh penjelasan yang utuh dan berimbang. Namun satu hal perlu ditegaskan: pelayanan publik yang baik tidak lahir dari sikap bungkam, melainkan dari keberanian untuk transparan. (Tim)

