KOTA BEKASI ADALAH CONTOH" – NATARU TANPA GANGGUAN, BUKTI KESATUAN YANG MEMUKAU

KOTA BEKASI ADALAH CONTOH” – NATARU TANPA GANGGUAN, BUKTI KESATUAN YANG MEMUKAU

Spread the love

KOTA BEKASI, 03 JANUARI 2026 – Momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini tidak hanya menjadi waktu untuk merayakan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Kota Bekasi memiliki kekuatan besar dalam kesatuan dan kerja sama. Seluruh wilayah kota terpapar suasana kedamaian yang hangat, tanpa adanya satu pun insiden serius yang mengganggu – sebuah pencapaian yang menginspirasi dan menunjukkan bahwa kolaborasi antar komponen masyarakat mampu menciptakan hal-hal luar biasa.

Dari perspektif bagaimana komunitas berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kerukunan, Ketua Presidium FORMAKSI (Forum Masyarakat Kristen Bekasi) Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K, dalam keterangan yang disampaikan pada hari ini (3 Januari 2026, Sabtu) menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama antara aparat kepolisian dan setiap individu yang peduli dengan kota Bekasi.

“Kita tidak hanya merayakan Natal dan Tahun Baru, tetapi juga merayakan kesatuan yang telah kita bangun bersama. Setiap warga Kota Bekasi – dari berbagai latar belakang agama, suku, dan profesi – telah berkontribusi dalam menciptakan suasana damai ini. Kepolisian menjadi garda terdepan, namun dukungan dari masyarakat yang luar biasa menjadi pondasi yang tidak bisa tergantikan,” ujar Kefas Hervin Devananda.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan selama Nataru merupakan hasil dari gerakan bersama yang dimulai jauh sebelum perayaan tiba. Aparat kepolisian bekerja erat dengan tokoh masyarakat, pengurus tempat ibadah, dan pelaku usaha untuk melakukan pemetaan lokasi, menyusun strategi pengamanan, serta menyebarkan pemahaman tentang pentingnya menjaga ketertiban kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Yang luar biasa adalah bagaimana pendekatan ini bukan hanya tentang pengawasan, melainkan juga tentang membangun hubungan kepercayaan. Kepolisian tidak hanya berada di lokasi untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Inilah yang membuat perbedaan – masyarakat merasa diperhatikan, sehingga turut serta aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Kefas Hervin juga menyoroti bahwa kerja sama yang terjalin antara kepolisian, pemerintah Kota Bekasi, organisasi masyarakat seperti FORMAKSI, dan segenap unsur agama telah menciptakan jaringan kebaikan yang meliputi seluruh wilayah kota.

“Kota Bekasi telah membuktikan bahwa kerukunan bukan hanya kata-kata kosong. Kita melihat bagaimana gereja berdampingan dengan masjid, warga dari berbagai agama saling memberikan ucapan selamat, dan semua orang bekerja sama untuk menjaga kedamaian. Ini adalah contoh nyata yang bisa kita tunjukkan kepada seluruh negeri tentang bagaimana hidup berdampingan dengan rukun dan harmoni,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium mengajak seluruh warga untuk menjadikan semangat Nataru ini sebagai bagian dari identitas Kota Bekasi yang terus tumbuh dan berkembang.

“Kesuksesan yang kita capai saat ini bukan hanya untuk satu momen, melainkan untuk menjadi bagian dari karakter kota kita. Mari kita lanjutkan semangat kerja sama ini dalam setiap aspek kehidupan kita – dari menjaga keamanan hingga membangun kemakmuran bersama. Kota Bekasi patut bangga, karena kita telah membuktikan bahwa kita mampu menjadi contoh bagi daerah lain,” tegas Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K.

Sementara itu, berdasarkan rilisan pers resmi dari Dinas Humas Kapolres Kota Bekasi yang diterbitkan pada 2 Januari 2026, Jumat, pihak kepolisian mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung upaya pengamanan selama Nataru.

“Selama periode 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, kami telah menempatkan sebanyak 750 personel di 50 titik strategis di Kota Bekasi, antara lain Gereja Santa Perawan Maria Tak Bernoda Margahayu, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bekasi Timur, Grand Metropolitan Bekasi, dan Snow World Revo Town. Kami sangat berterima kasih karena masyarakat tidak hanya menerima pengamanan, tetapi juga aktif membantu menjaga ketertiban, sehingga semua berjalan lancar tanpa gangguan apapun,” paparkan Kapolres Kota Bekasi.

“Kini kami kembali menjalankan tugas rutin, namun kerja sama yang telah terbangun akan terus kami jaga dan tingkatkan. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan masyarakat dalam menciptakan Kota Bekasi yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera bagi semua,” tambahnya.

(Rls).
Redaktur: Tri Satini