Longsor TPST Bantargebang Picu Respons Cepat Pemkot Bekasi, BPBD Diterjunkan Bantu Penanganan

Longsor TPST Bantargebang Picu Respons Cepat Pemkot Bekasi, BPBD Diterjunkan Bantu Penanganan

Spread the love

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan respons cepat atas peristiwa longsor yang terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Meski pengelolaan fasilitas tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemkot Bekasi tetap mengambil peran aktif dalam membantu penanganan di lapangan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi untuk membantu proses evakuasi serta memantau kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Tri, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan para pekerja serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPST Bantargebang tetap terjaga.

“Yang menjadi perhatian utama saat ini adalah memastikan kondisi di lapangan aman dan proses penanganan berjalan cepat,” ujarnya.

Selain membantu penanganan awal, petugas juga melakukan pemantauan terhadap potensi dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan akibat longsoran sampah tersebut. Salah satu yang diantisipasi adalah kemungkinan aliran sampah menuju Kali Asem maupun area permukiman warga di sekitar lokasi.

Pemantauan terhadap kondisi aliran air dan lingkungan sekitar TPST terus dilakukan oleh petugas guna mencegah dampak lanjutan yang dapat mengganggu masyarakat.

Tri Adhianto menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak pengelola TPST Bantargebang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar penanganan peristiwa ini dapat dilakukan secara maksimal.

Menurutnya, sinergi antar pemerintah daerah sangat penting agar situasi di lapangan segera terkendali dan masyarakat di sekitar kawasan TPST tetap merasa aman.

Jurnalis: Romo Kefas