Natal Bukan Sekadar Seremoni, 2.000 Paket Sembako Mengalir ke Warga Mentawai
Mentawai, 31 Januari 2026 — Perayaan Natal 2025 tidak berhenti pada ibadah dan seremoni. Di Kepulauan Mentawai, Natal justru hadir dalam wujud yang paling dibutuhkan warga: 2.000 paket sembako.
Melalui Tim Aksi Sosial Panitia Natal Nasional 2025 (PNN 2025) PiC Mentawai, ribuan paket bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tinggal di wilayah-wilayah terpencil. Aksi sosial ini berlangsung selama tiga hari, sejak 29 hingga 31 Januari 2026.
Bantuan tersebut menjangkau tiga kecamatan di Pulau Siberut, yakni Siberut Utara, Siberut Tengah, dan Siberut Selatan. Warga desa-desa yang selama ini sulit dijangkau menjadi prioritas utama penerima bantuan.
Koordinator PiC Mentawai Bidang Aksi Sosial PNN 2025, Jhohannes Marbun, mengatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata semangat Natal yang berpihak pada mereka yang membutuhkan.
“Natal harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, sebagian besar kegiatan Natal Nasional 2025 memang difokuskan pada aksi sosial,” ujarnya.
Di lapangan, pembagian bantuan dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat kecamatan dan desa, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan setempat. Hal ini dilakukan agar distribusi bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib.
Selain sembako, Panitia Natal Nasional 2025 juga telah menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar Mentawai, merenovasi gereja, hingga menyerahkan ambulans untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat kepulauan.
Warga: Bantuan Ini Sangat Membantu
Di Kecamatan Siberut Selatan, pembagian bantuan dipusatkan di Aula Zanizzaro Pastoran Paroki. Warga dari Desa Munte, Muara, Madobak, dan Matotonan tampak antusias menerima bantuan tersebut.
Camat Siberut Selatan, Hijon, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Panitia Natal Nasional 2025. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir.
Hal senada disampaikan Pastor Moris Moham. Menurutnya, kehadiran program ini menunjukkan bahwa Natal benar-benar membawa pesan kasih dan solidaritas.
Aksi sosial di Mentawai ini menjadi pengingat bahwa Natal bukan hanya soal perayaan, tetapi tentang hadir, peduli, dan berbagi, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan.
Jurnalis:
Romo Kefas

