KLIKBERITA.NET: Probolinggo, 9 Februari 2026 – Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota melakukan pengecekan langsung ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Baru Kota Probolinggo, Jumat (6/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap stabil menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Pengecekan dipimpin jajaran Satreskrim Polres Probolinggo Kota melalui Unit II Pidana Tertentu (Pidter) dengan mendatangi kios-kios pedagang bahan pokok di Pasar Baru, Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Kanigaran.
Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota melalui Kanit II Pidter IPDA Iwan Hardi mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga.
“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa stok bahan pokok tersedia dan harga masih dalam batas kewajaran. Ini bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas pangan dan melindungi masyarakat menjelang Ramadan,” ujar IPDA Iwan Hardi.
Ia menegaskan, Satgas Pangan tidak akan segan mengambil tindakan hukum apabila ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pedagang maupun distributor agar tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dari hasil pengecekan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Kota Probolinggo terpantau aman dan mencukupi. Sejumlah komoditas tercatat stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter, serta telur ayam ras Rp30.000 per kilogram.
Namun demikian, petugas menemukan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah yang kini mencapai Rp82.167 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada produksi petani.
“Tingginya curah hujan dan dampak badai siklon menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen, sehingga pasokan berkurang dan harga mengalami kenaikan,” jelasnya.
Meski terdapat kenaikan pada komoditas tertentu, Satgas Pangan memastikan tidak ditemukan kelangkaan bahan pokok maupun indikasi penimbunan di wilayah Kota Probolinggo.
Polres Probolinggo Kota juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar distribusi pangan tetap lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok,” pungkasnya.
[IRF/RED]

