SPASI Soroti Pentingnya Keseimbangan Peran Advokat dalam Sistem Peradilan

SPASI Soroti Pentingnya Keseimbangan Peran Advokat dalam Sistem Peradilan

Spread the love

SPASI Soroti Pentingnya Keseimbangan Peran Advokat dalam Sistem Peradilan

Jakarta, 4 Maret 2026 — Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI) menekankan pentingnya penguatan peran advokat dalam sistem penegakan hukum guna menjaga keseimbangan dalam proses peradilan. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum SPASI, Jelani Christo, SH, MH, saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jelani Christo menyampaikan bahwa advokat merupakan bagian penting dalam sistem hukum nasional. Kedudukan advokat sebagai penegak hukum telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat yang menegaskan bahwa profesi advokat memiliki peran strategis dalam menjamin terlindunginya hak-hak masyarakat di hadapan hukum.

Menurutnya, keberadaan advokat tidak hanya berfungsi sebagai pendamping hukum bagi masyarakat, tetapi juga sebagai elemen penting yang memastikan proses penegakan hukum berjalan secara objektif dan berimbang.

“Advokat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga prinsip keadilan. Peran advokat adalah memastikan bahwa setiap proses hukum berlangsung secara transparan serta menghormati hak-hak warga negara,” ujar Jelani Christo.

Ia menambahkan bahwa independensi advokat menjadi salah satu kekuatan utama dalam sistem peradilan. Dengan posisi yang tidak berada dalam struktur lembaga negara, advokat memiliki ruang untuk menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya proses hukum.

Jelani juga menjelaskan bahwa SPASI hadir sebagai wadah yang menghimpun advokat dari berbagai latar belakang organisasi untuk memperkuat solidaritas profesi serta mendorong peningkatan profesionalitas dalam menjalankan tugas pembelaan hukum.

“SPASI ingin menjadi ruang bersama bagi para advokat untuk saling memperkuat peran dalam sistem penegakan hukum sekaligus menjaga marwah profesi advokat sebagai profesi yang terhormat,” katanya.

Ia berharap ke depan seluruh unsur penegak hukum dapat terus memperkuat komunikasi dan kerja sama agar sistem peradilan di Indonesia dapat berjalan secara lebih efektif dan berkeadilan.

“Jika seluruh elemen penegak hukum dapat berjalan secara seimbang dan saling menghormati, maka keadilan yang menjadi tujuan utama hukum akan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Jurnalis: Romo Kefas