
Ibu Kota Nusantara, 29 April 2026 — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Badan Pekerja Sinode Gereja Bethany Nusantara (GBN) yang berlangsung pada 21–23 April 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan dalam rangkaian agenda yang padat dan terstruktur, menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi arah pelayanan gereja ke depan.
Hari Pertama: Pembukaan dan Konsolidasi Awal
Kegiatan dimulai pada Selasa, 21 April 2026, dengan pembukaan Rakernas yang diikuti oleh jajaran pimpinan sinode, Dewan Rasuli, serta Badan Pekerja Daerah dari seluruh Indonesia dan luar negeri.
Pada hari pertama, forum difokuskan pada konsolidasi awal, pemaparan kondisi pelayanan di masing-masing wilayah, serta pembahasan kerangka program kerja sinode. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan beragam tantangan yang dihadapi di lapangan.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kebaktian kebangunan rohani bertajuk “IKN Menyembah”, yang menghadirkan suasana ibadah di tengah kawasan pembangunan ibu kota baru.
Hari Kedua: Pembahasan Strategis dan Audiensi
Memasuki hari kedua, Rabu, 22 April 2026, agenda Rakernas berfokus pada pembahasan materi strategis, termasuk penyusunan petunjuk teknis terkait pelayanan gereja, tata kelola aset, serta standarisasi identitas organisasi.
Pada hari yang sama, peserta Rakernas melakukan audiensi dengan Kepala Otorita IKN, Ir. Basuki Hadimuljono, bersama jajaran pejabat terkait. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama serta dukungan terhadap kegiatan keagamaan di kawasan IKN.
Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan Hari Doa Nasional pada Juli 2026 yang akan melibatkan berbagai elemen gereja secara nasional.
Hari Ketiga: Penetapan Keputusan dan Penutup
Pada Kamis, 23 April 2026, Rakernas memasuki tahap akhir dengan penetapan keputusan-keputusan strategis. Hasil yang disepakati meliputi program kerja tahunan hingga lima tahun, serta berbagai regulasi internal yang akan menjadi pedoman organisasi.
Di hari terakhir, juga dilaksanakan konferensi virtual yang menghubungkan para pemimpin gereja dari berbagai daerah dan luar negeri, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas wilayah.
Kegiatan Lapangan
Selama rangkaian Rakernas, peserta juga melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi pembangunan di IKN, termasuk kawasan Istana Garuda. Kegiatan penanaman pohon turut dilakukan sebagai simbol kontribusi terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Penutup
Rakernas I BPS GBN ditutup dengan penegasan komitmen untuk melaksanakan seluruh keputusan yang telah ditetapkan. Seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa hasil Rakernas sebagai pedoman dalam menjalankan pelayanan gereja di wilayahnya.
Sumber: Yusuf Mujiono / GBN
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



