Wawali Bekasi Kirim Pesan Tegas ke Warga Perantauan: Jangan Hanya Menumpang Hidup, Tapi Bangun Kota Ini Bersama!

Wawali Bekasi Kirim Pesan Tegas ke Warga Perantauan: Jangan Hanya Menumpang Hidup, Tapi Bangun Kota Ini Bersama!

Spread the love

Wawali Bekasi Kirim Pesan Tegas ke Warga Perantauan: Jangan Hanya Menumpang Hidup, Tapi Bangun Kota Ini Bersama!

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe melontarkan pesan kuat kepada warga perantauan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Bekasi Selatan, Minggu (8/2/2026).

Dalam momen yang berlangsung hangat namun sarat makna tersebut, Harris menegaskan bahwa keberadaan organisasi kedaerahan harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota, bukan sekadar menjadi tempat berkumpul sesama warga daerah asal.

“Kota Bekasi adalah rumah bersama. Siapa pun yang tinggal di sini punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan ikut membangun kota ini,” tegas Harris di hadapan para pengurus dan anggota KKSS.

Menurutnya, Kota Bekasi dikenal sebagai kota dengan tingkat keberagaman tinggi. Kehadiran berbagai komunitas perantauan, termasuk KKSS, menjadi kekuatan sosial besar jika dikelola dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Harris mengingatkan bahwa organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, terlebih di tengah dinamika kehidupan kota metropolitan yang terus berkembang.

Ia menilai KKSS memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan nilai kebudayaan di tengah masyarakat Bekasi.

“Organisasi seperti KKSS jangan hanya hidup untuk internal komunitasnya saja. Harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Harris juga menyinggung filosofi yang menjadi pegangan masyarakat perantauan, yakni pentingnya menghormati tempat tinggal dan budaya daerah setempat. Ia mengajak seluruh anggota KKSS untuk terus menjaga nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarwarga.

Menurutnya, keberhasilan perantauan tidak hanya diukur dari pencapaian ekonomi, tetapi juga dari kontribusi sosial dan kemampuan menjaga keharmonisan lingkungan.

Pelantikan kepengurusan baru KKSS ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat perantauan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kemajuan Kota Bekasi.

“Kita ingin Bekasi tetap menjadi kota yang aman, damai, dan nyaman untuk semua. Persatuan adalah kunci agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” tutup Harris.

Jurnalis: Romo Kefas