Dari Orang Tua untuk Sekolah: Dr. Nanda Dwi Rizkia Dorong BMOG yang Transparan, Aktif, dan Berdampak

Dari Orang Tua untuk Sekolah: Dr. Nanda Dwi Rizkia Dorong BMOG yang Transparan, Aktif, dan Berdampak

Spread the love

Dari Orang Tua untuk Sekolah: Dr. Nanda Dwi Rizkia Dorong BMOG yang Transparan, Aktif, dan Berdampak

Cibinong — Peran orang tua dalam dunia pendidikan tak lagi sebatas mendampingi anak di rumah. Di SD Salman Alfarisi Cibinong, gagasan itu kini menemukan wujudnya melalui langkah , yang maju sebagai calon Ketua Badan Musyawarah Orang Tua dan Guru (BMOG) dengan membawa semangat profesionalisme dan keterbukaan.

Bagi Dr. Nanda, BMOG bukan sekadar struktur organisasi formal. Ia memandangnya sebagai jembatan strategis yang menyatukan kepentingan sekolah, guru, dan orang tua demi satu tujuan bersama: tumbuh kembang murid yang optimal.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga orang tua. Ketika komunikasi terbangun dengan baik dan program disusun secara terarah, anak-anaklah yang akan merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Latar belakangnya sebagai advokat dan akademisi membentuk cara pandangnya dalam mengelola organisasi. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang rapi, transparan, dan terukur, terutama dalam pengelolaan keuangan serta perencanaan program. Menurutnya, kepercayaan orang tua lahir dari keterbukaan dan kejelasan arah kerja.

Tak hanya itu, Dr. Nanda juga mendorong BMOG agar lebih aktif menghadirkan program nyata. Mulai dari pengembangan potensi siswa, dukungan kegiatan sekolah, hingga workshop peningkatan kompetensi guru dan orang tua. Semua dirancang agar BMOG menjadi ruang kolaborasi, bukan sekadar forum musyawarah rutin.

“BMOG harus terasa manfaatnya. Programnya jelas, laporannya terbuka, dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh murid maupun guru,” ujarnya.

Pemilihan Ketua BMOG yang akan digelar pada akhir Januari 2026 menjadi momentum penting bagi para orang tua murid. Lebih dari sekadar memilih figur, pemilihan ini menjadi ajang menentukan arah partisipasi orang tua dalam ekosistem pendidikan sekolah.

Dengan pendekatan profesional namun tetap humanis, Dr. Nanda Dwi Rizkia menawarkan gagasan BMOG yang inklusif, transparan, dan relevan dengan tantangan pendidikan masa kini—sebuah ikhtiar dari orang tua, untuk masa depan anak-anak.

Jurnalis: RWIND
Editor: Romo Kefas