Lumajang — Solidaritas dan gotong royong terus membara di Lumajang pasca erupsi Gunung Semeru. Prajurit TNI, Pemerintah Daerah, dan para relawan bahu-membahu memperkuat tanggul penahan lumpur dan banjir lahar dingin di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Rabu (26/11/2025). Tanggul yang telah berdiri puluhan tahun itu kini ditinggikan, diperlebar, dan diperkuat agar mampu mengarahkan aliran lahar langsung ke sungai, meminimalisir dampak bencana bagi warga.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen TNI, Pemda, dan relawan tidak hanya dalam tanggap darurat, tetapi juga dalam membangun sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan. Semangat kebersamaan yang terpancar di Desa Supiturang adalah cerminan dedikasi TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, karena rakyat adalah ibu kandung TNI.
Letkol Inf Rizky Aditya, Waaster Kasdivif 2 Kostrad, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi yang terjalin. “Kami berterima kasih atas kerja sama yang luar biasa antara TNI, Pemda, dan relawan. Kita bekerja untuk masyarakat, bersama-sama memperbaiki tanggul agar banjir bandang tidak terulang. Ini adalah upaya yang penuh risiko, namun harus segera dituntaskan,” tegasnya.
Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas

