Magang Mahasiswa hingga Penataan P3K: Pemkot Bekasi Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan!
Bekasi – Momentum Hari Guru Nasional dimanfaatkan Walikota Bekasi, Tri Adhianto, untuk menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Kota Bekasi. Berbagai langkah strategis disiapkan untuk memastikan kualitas belajar mengajar tetap terjaga.
“Pendidikan adalah prioritas kami. Pemenuhan kebutuhan guru harus terus dikejar agar kualitas belajar mengajar tetap terjaga,” tegas Tri.
Salah satu langkah yang diambil adalah memperkuat kerja sama dengan universitas yang memiliki jurusan kependidikan. Melalui program magang mahasiswa, sekolah-sekolah di Kota Bekasi diharapkan dapat terbantu dalam pemenuhan guru sementara.
“Mereka yang kuliah di jurusan pendidikan bisa magang dan ikut berkontribusi membantu proses belajar di sekolah,” tambah Tri.
Tak hanya fokus pada kuantitas, Pemkot Bekasi juga terus memperhatikan peningkatan kesejahteraan guru agar mereka dapat fokus menjalankan tugasnya tanpa beban berlebih.
Pemerintah daerah juga sedang mengkaji peluang penambahan guru paruh waktu pada tahun depan. Keputusan ini akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran agar tetap efektif dan berkelanjutan.
“Kita hitung dengan cermat. Kalau memungkinkan, kita tambah guru tahun depan dengan skema yang tepat,” jelasnya.
Tri juga menekankan pentingnya penataan internal, termasuk distribusi guru P3K dan perbaikan sistem tenaga paruh waktu, agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Dengan langkah-langkah terukur tersebut, Pemkot Bekasi optimis pemenuhan kebutuhan guru dapat terus berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas

