
Harris Bobihoe Ajak Dunia Usaha Hapus Sekat Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
KOTA BEKASI – Kesempatan bekerja merupakan hak setiap warga negara tanpa memandang kondisi fisik. Prinsip tersebut kembali ditegaskan Pemerintah Kota Bekasi melalui dukungannya terhadap kampanye peningkatan akses kerja bagi penyandang disabilitas yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bekasi, Minggu (28/6/2026).
Di sela kegiatan akhir pekan yang dipadati masyarakat, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyempatkan diri berinteraksi dengan para penyandang disabilitas bersama relawan WAFCAI (Wheelchair Foundation Care Indonesia). Suasana dialog berlangsung hangat, membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas dalam memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Harris menilai bahwa pembangunan kota yang inklusif tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas publik yang ramah disabilitas, tetapi juga melalui terbukanya akses terhadap dunia kerja. Menurutnya, setiap individu berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkarya, mandiri, dan meningkatkan taraf hidupnya.
“Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong terciptanya kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas. Kami ingin mereka memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan dunia usaha. Perusahaan diharapkan semakin terbuka dalam memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas berdasarkan kemampuan, keterampilan, dan profesionalisme, bukan berdasarkan keterbatasan fisik.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja terus mengembangkan berbagai program pelatihan vokasi, peningkatan keterampilan, serta penyelenggaraan bursa kerja yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka peluang kerja inklusif.
Dalam kesempatan itu, Harris juga mengapresiasi peran WAFCAI yang secara konsisten melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kehadiran komunitas seperti WAFCAI menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun budaya yang lebih inklusif dan bebas dari stigma.
Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, Kota Bekasi terus berupaya menciptakan ekosistem yang memberikan kesempatan yang adil bagi semua warga. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas, tetapi juga memperkuat nilai kesetaraan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam pembangunan daerah.
Jurnalis: Romo Kefas





