
Idul Adha di Tanah Misi, Prajurit Garuda Satgas MONUSCO Rayakan Lebaran dengan Penuh Syukur
Kongo — Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi prajurit TNI yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia di Republik Demokratik Kongo. Meski berada jauh dari Indonesia dan keluarga tercinta, semangat kebersamaan tetap terasa kuat di lingkungan Satgas INDO RDB XXXIX-G MONUSCO.
Pelaksanaan Salat Idul Adha digelar secara khidmat di sejumlah titik penugasan, antara lain Ndromo Camp, TOB Tchabi, POB Komanda, dan POB Bogoro, Rabu (27/05/2026).
Di tengah tanggung jawab sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), para prajurit tetap meluangkan waktu untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan penuh rasa syukur.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdian yang terkandung dalam Idul Adha sangat relevan dengan tugas yang sedang mereka emban di wilayah konflik.
Setelah pelaksanaan salat, para personel melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi dan menikmati hidangan bersama yang menghadirkan suasana khas Lebaran Indonesia.
Menu seperti rendang, opor ayam, gulai kambing, dan lontong tersaji di meja makan, menghadirkan nuansa kampung halaman di tengah penugasan internasional.
Kebersamaan yang tercipta menjadi penguat mental dan motivasi bagi para prajurit yang selama berbulan-bulan berada jauh dari keluarga.
Komandan Satgas menyampaikan bahwa peringatan Idul Adha di daerah misi bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kekompakan, dan semangat kebersamaan antar personel.
Menurutnya, kekuatan utama pasukan penjaga perdamaian tidak hanya terletak pada kemampuan profesional, tetapi juga pada soliditas dan rasa saling mendukung di antara sesama prajurit.
Di tengah tugas menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah misi, para prajurit Indonesia terus menunjukkan dedikasi tinggi serta membawa nilai-nilai luhur bangsa ke tingkat internasional.
Satgas INDO RDB XXXIX-G MONUSCO berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme dan mengharumkan nama Indonesia melalui kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dunia.
Di Tengah Tanah Misi yang Jauh dari Negeri, Semangat Idul Adha Menjadi Pengingat bahwa Pengabdian dan Kebersamaan Adalah Kekuatan Sejati Seorang Prajurit.
Romo Kefas





