Komisi IV DPRD Kota Bogor Gaspol Awal Tahun, OPD Diminta Lebih Responsif ke Warga

Komisi IV DPRD Kota Bogor Gaspol Awal Tahun, OPD Diminta Lebih Responsif ke Warga

Spread the love

Komisi IV DPRD Kota Bogor Gaspol Awal Tahun, OPD Diminta Lebih Responsif ke Warga

BOGOR – Awal tahun 2026 dimanfaatkan Komisi IV DPRD Kota Bogor untuk langsung “gaspol”. Melalui agenda silaturahmi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, Komisi IV menegaskan pentingnya kerja cepat, komunikasi terbuka, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

Pertemuan yang digelar Selasa (13/1/2026) itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy, S.E., M.Si., selaku Koordinator Komisi IV, bersama Ketua Komisi IV Fajar Muhammad Nur dan jajaran pimpinan serta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor.

Agenda ini menjadi ajang perkenalan kepala dinas dan pejabat baru OPD sekaligus pengenalan formatur baru Komisi IV yang mayoritas diisi anggota baru.

“Komisi IV hampir 80 persen diisi wajah baru. Karena itu, sejak awal kami ingin membangun sinergi yang kuat dan komunikasi yang sehat dengan seluruh mitra OPD,” kata Fajar.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya disiplin kerja, transparansi, dan respons cepat terhadap persoalan masyarakat. Fajar menyebut, komunikasi yang buruk antara OPD dan DPRD sering menjadi penghambat lahirnya kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami ingin anggaran dan kebijakan yang dihasilkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial,” ujarnya.

Tak hanya itu, Komisi IV juga mulai membahas rencana pembentukan panitia kerja (panja) untuk menangani isu-isu strategis secara lebih fokus dan mendalam. Panja diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan di lapangan sekaligus menyusun rekomendasi kebijakan.

Ke depan, Komisi IV DPRD Kota Bogor berencana rutin menggelar rapat dengar pendapat dengan OPD mitra, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Rapat akan dilakukan secara bergiliran, baik secara tatap muka maupun daring.

“Dengan pola kerja yang lebih fleksibel, kami berharap koordinasi semakin kuat dan persoalan warga bisa ditangani lebih cepat,” pungkas Fajar.


Jurnalis: Atma
Editor: Romo Kefas

error: Content is protected !!