
Mubes FKPB 2026 Lahirkan Kepemimpinan Baru, Abriantinus Dipercaya Pimpin Organisasi Paguyuban Balikpapan
Balikpapan – Semangat persatuan dalam keberagaman kembali mengemuka dalam Musyawarah Besar (Mubes) Forum Komunikasi Paguyuban Balikpapan (FKPB) Tahun 2026 yang digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Balikpapan, Sabtu (6/6/2026).
Forum yang mempertemukan berbagai unsur paguyuban dari beragam latar belakang suku dan budaya tersebut menghasilkan keputusan penting, yakni terpilihnya DR. Abriantinus, S.H., M.A. sebagai Ketua Umum FKPB masa bakti 2026–2031.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dan tamu undangan itu menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan komitmen seluruh paguyuban dalam menjaga harmoni sosial di Kota Balikpapan yang dikenal sebagai salah satu kota paling heterogen di Kalimantan Timur.
Dalam pelaksanaannya, Mubes mengangkat tema tentang penguatan solidaritas antar paguyuban serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas sosial masyarakat.
Sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, legislatif, serta tokoh masyarakat tampak hadir mengikuti jalannya agenda organisasi tersebut. Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran FKPB sebagai wadah komunikasi dan pemersatu masyarakat dari berbagai daerah yang menetap di Balikpapan.
Ketua Panitia Pelaksana, Sahal Suryanto, menyampaikan bahwa Mubes merupakan mekanisme organisasi yang memiliki arti strategis dalam menentukan arah gerak FKPB lima tahun mendatang. Selain memilih kepemimpinan baru, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap program kerja yang telah dijalankan sebelumnya.
Menurutnya, FKPB harus mampu terus beradaptasi dengan perkembangan daerah yang saat ini menjadi salah satu kawasan penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu, jajaran pengurus FKPB menilai keberadaan organisasi paguyuban memiliki kontribusi nyata dalam membangun komunikasi lintas etnis serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Balikpapan memberikan apresiasi atas kiprah FKPB yang selama ini dinilai aktif menjaga kerukunan dan membantu menciptakan suasana kondusif di tengah dinamika pembangunan daerah.
Pemerintah berharap FKPB terus menjadi mitra strategis dalam merawat nilai toleransi, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga.
Pemilihan ketua umum berlangsung secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara. Dari hasil perhitungan suara yang dilakukan, DR. Abriantinus memperoleh dukungan mayoritas peserta dan ditetapkan sebagai Ketua Umum FKPB periode 2026–2031.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Abriantinus menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen paguyuban tanpa membedakan latar belakang suku, budaya maupun organisasi asal.
Ia menegaskan bahwa FKPB harus menjadi rumah bersama yang mampu memperkuat rasa persaudaraan serta menghadirkan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Balikpapan.
“Keberagaman yang ada merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. FKPB akan terus menjadi jembatan persatuan sekaligus mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.
Saat ini FKPB menaungi 127 paguyuban yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan jumlah anggota yang besar dan beragam, organisasi tersebut diharapkan semakin berperan dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat Balikpapan.
Mubes FKPB 2026 pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan, menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Reporter : Sri Editor : Redaksi





