
Pangdivif 2 Kostrad Resmikan Estafet Kepemimpinan Yonkes 2, Fokus Perkuat Kapasitas Medis dan Respons Cepat
Malang – Pergantian kepemimpinan di Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2/Yudha Bhakti Husada/2 Kostrad menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan satuan menghadapi tuntutan tugas yang semakin dinamis. Di bawah kepemimpinan baru, Yonkes 2 diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan medis sekaligus memperkokoh perannya dalam berbagai operasi kemanusiaan dan penanggulangan keadaan darurat.
Serah terima jabatan yang dipimpin Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, menandai beralihnya tongkat komando dari Letkol Ckm dr. Ucok Harianto Gumarang Urat, Sp.Rad., R.I.(K) kepada Letkol Ckm Dr. David Marlynson Purba, M.Ked (Surg), Sp.B., M.Tr.Mil. Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi untuk menjaga kesinambungan pembinaan dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di lingkungan Kostrad.
Dalam sambutannya, Pangdivif menegaskan bahwa satuan kesehatan memiliki posisi yang semakin penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI. Tidak hanya bertanggung jawab memberikan pelayanan medis kepada prajurit, Yonkes juga menjadi elemen vital dalam berbagai operasi kemanusiaan yang melibatkan penanganan korban bencana maupun pelayanan kesehatan darurat di lapangan.
Menurutnya, perkembangan tantangan yang dihadapi bangsa menuntut setiap personel kesehatan militer untuk memiliki kemampuan yang terus berkembang, berpikir cepat, serta mampu bekerja secara profesional di bawah berbagai kondisi.
“Kecepatan bertindak dan kualitas pelayanan adalah bagian dari profesionalisme. Yonkes harus selalu siap memberikan dukungan terbaik, baik dalam operasi militer maupun ketika masyarakat membutuhkan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun juga memberikan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Yonkes 2 Kostrad. Berbagai capaian yang telah diraih diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinan berikutnya untuk terus melakukan pengembangan.
Sementara itu, kepada komandan baru, Pangdivif berharap mampu membawa semangat pembaruan melalui inovasi pelayanan, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan sistem kesiapsiagaan medis yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Perubahan kepemimpinan ini tidak hanya dimaknai sebagai pergantian jabatan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat budaya organisasi yang mengedepankan kolaborasi, integritas, dan orientasi pelayanan. Yonkes 2 diharapkan mampu menjadi contoh satuan kesehatan yang responsif, modern, dan siap menjawab kebutuhan operasional maupun sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, keterlibatan satuan kesehatan TNI dalam berbagai misi kemanusiaan menunjukkan bahwa fungsi medis militer memiliki kontribusi yang semakin luas. Mulai dari penanganan bencana alam hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil, kehadiran personel Yonkes menjadi bagian penting dari upaya negara melindungi warganya.
Dengan kepemimpinan yang baru, Divif 2 Kostrad optimistis Yonkes 2 akan terus berkembang menjadi satuan yang unggul dalam pelayanan, kuat dalam kesiapsiagaan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi prajurit maupun masyarakat luas.
Regenerasi kepemimpinan bukan hanya pergantian sosok, tetapi kesempatan untuk melahirkan gagasan baru dan memperkuat pengabdian demi kemanusiaan dan bangsa.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi





