
Penataran Drone Kostrad 2026 Ditutup, Prajurit Disiapkan Hadapi Perang Modern
Karawang — Kostrad terus memperkuat kemampuan prajurit dalam penguasaan teknologi modern melalui Penataran Drone Satuan Jajaran Kostrad Tahun Anggaran 2026 yang resmi ditutup di Menlatpur Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).
Penutupan kegiatan dilakukan Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangkostrad Brigjen TNI Hamim Tohari mewakili Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT.
Dalam sambutan Pangkostrad yang dibacakan Brigjen TNI Hamim Tohari, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, instruktur, dan panitia atas terlaksananya kegiatan dengan aman, tertib, dan lancar.
Para peserta dinilai mampu mengikuti seluruh rangkaian penataran dengan disiplin tinggi serta semangat belajar yang baik selama pelatihan berlangsung.
Penataran drone tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Kostrad dalam menghadapi perkembangan pola peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi canggih.
Pangkostrad menegaskan bahwa perkembangan perang saat ini tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan personel dan persenjataan konvensional, tetapi juga didukung teknologi berbasis kecerdasan buatan, perang siber, dan sistem pengintaian modern.
Dalam konteks tersebut, drone memiliki fungsi penting dalam mendukung pengawasan wilayah, pengintaian, akuisisi sasaran, hingga pelaksanaan operasi tempur secara efektif dan presisi.
Selain modernisasi alat utama sistem persenjataan, Kostrad juga memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan profesional dalam penguasaan teknologi militer.
Melalui penataran ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan drone di satuan masing-masing dan menjadi penggerak modernisasi teknologi di lingkungan Kostrad.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapan Kostrad dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di era digital dan teknologi modern.
Dengan penguasaan teknologi drone, prajurit Kostrad diharapkan memiliki kemampuan operasional yang lebih efektif dalam mendukung berbagai pelaksanaan tugas di lapangan.
Kostrad terus berkomitmen membangun kekuatan tempur yang modern, profesional, dan siap menghadapi dinamika ancaman masa depan.
Penguasaan Teknologi Drone Menjadi Langkah Strategis Kostrad Menuju Kekuatan Tempur Modern.
Romo Kefas





