
Perwira Muda Kostrad Tampil Terdepan, Kapten Rivan Sabet Predikat Terbaik Diklapa Zeni TNI AD
Bogor – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mencetak perwira yang profesional dan adaptif kembali membuahkan hasil. Salah satu prestasi membanggakan datang dari lingkungan Yonzipur 10/Jala Perkasa/2 Kostrad, ketika Kapten Czi M. Rivan Fahleve, S.T.Han., berhasil keluar sebagai peserta terbaik dalam Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Kecabangan Zeni TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia militer yang semakin kompleks. Kapten Rivan mampu menunjukkan performa akademik, kemampuan teknis, serta kepemimpinan yang menonjol selama mengikuti pendidikan, sehingga berhasil menempati posisi tertinggi di antara para perwira peserta lainnya.
Diklapa Kecabangan Zeni merupakan salah satu program pendidikan lanjutan yang memiliki peran strategis dalam membentuk perwira-perwira ahli di bidang teknik militer. Pendidikan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan profesional para perwira dalam mendukung berbagai operasi dan tugas TNI AD yang terus berkembang seiring dinamika lingkungan strategis.
Selama mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Bogor, para peserta dibekali berbagai materi yang menuntut penguasaan teori, kemampuan analisis, kepemimpinan, serta keterampilan teknis yang relevan dengan tugas kecabangan zeni. Persaingan yang ketat menjadikan keberhasilan meraih peringkat pertama sebagai pencapaian yang tidak mudah diraih.
Bagi Yonzipur 10 Kostrad, keberhasilan Kapten Rivan menjadi bukti bahwa pembinaan personel yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan perwira-perwira yang memiliki kualitas unggul. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme prajurit di era modern.
Keberhasilan tersebut juga menjadi gambaran bahwa seorang perwira tidak hanya dituntut memiliki kemampuan memimpin di lapangan, tetapi juga harus memiliki kapasitas intelektual yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin dinamis. Pendidikan menjadi salah satu instrumen utama dalam membentuk karakter dan kompetensi tersebut.
Di lingkungan TNI AD, Diklapa bukan sekadar jenjang pendidikan formal, melainkan bagian dari proses pembentukan calon pemimpin masa depan. Karena itu, capaian yang diraih Kapten Rivan dinilai memiliki makna strategis dalam perjalanan karier maupun kontribusinya bagi organisasi.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari keluarga besar Yonzipur 10 Kostrad. Selain menjadi kebanggaan satuan, keberhasilan ini juga diharapkan dapat memacu semangat prajurit lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan berani berkompetisi secara positif dalam berbagai bidang.
Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pertahanan yang semakin kompleks, kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul menjadi semakin penting. Oleh karena itu, keberhasilan para perwira dalam dunia pendidikan militer menjadi salah satu indikator kesiapan organisasi menghadapi masa depan.
Kapten Rivan menjadi contoh bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan. Dibutuhkan ketekunan, disiplin, komitmen belajar yang tinggi, serta kemampuan beradaptasi untuk mencapai hasil terbaik dalam setiap kesempatan yang diberikan.
Ke depan, prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda prajurit Kostrad untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Peringkat pertama yang diraih Kapten Czi M. Rivan Fahleve bukan sekadar catatan akademik. Prestasi tersebut menjadi simbol keberhasilan proses pembinaan, dedikasi tanpa henti, dan semangat untuk terus menjadi lebih baik dalam mengemban amanah sebagai perwira TNI Angkatan Darat.





