Rapat Perdana Panitia Natal Bersama 2025 DIY, Konsolidasi dan Targetkan Kerukunan Umat Beragama

Rapat Perdana Panitia Natal Bersama 2025 DIY, Konsolidasi dan Targetkan Kerukunan Umat Beragama

Spread the love

Sleman, 19 November 2025 – Panitia Perayaan Natal Bersama tahun 2025 untuk keluarga besar Polri, TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta umat Kristen dan Katolik se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menggelar rapat perdana. Rapat penting ini dilaksanakan kemarin sore, Selasa, 18 November 2025, bertempat di Nunggu Kowe Coffee and Resto.

Pertemuan awal ini merupakan langkah strategis untuk menyukseskan perayaan Natal yang mengusung tema nasional dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (bdk: Mat 1: 21-24). Tema tersebut diperkuat dengan sub-tema lokal yang sangat relevan dengan semangat Yogyakarta, yaitu “Merajut Kebersamaan Dalam ke-istimewaan Yogyakarta Untuk Indonesia Damai”.

Rapat perdana dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kepanitiaan, Bambang Soerodjo, BE., SH., didampingi oleh Bendahara Umum, K. Herman Setyawan, serta Penasihat Kepanitiaan, RB. Dwi Wahyu, S.Pd., M.Si. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah konsolidasi kepanitiaan secara menyeluruh. Konsolidasi mencakup pembahasan mengenai penempatan dan pergeseran personil-personil ke posisi atau seksi yang lebih tepat, memastikan setiap individu bekerja sesuai dengan talenta, kemampuan, dan pengalaman masing-masing. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan kinerja dan efektivitas panitia.

Isu krusial yang mendominasi diskusi adalah mengenai kebutuhan dana dan sumber-sumber pendanaan. Ketua Umum Bambang Soerodjo menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Seluruh seksi atau bidang diminta untuk segera melakukan perhitungan ulang terhadap rencana anggaran belanja (RAB) masing-masing. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh pos pengeluaran direncanakan secara lebih efektif dan efisien, sehingga dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi kelancaran acara. Panitia juga mulai menjajaki potensi kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, swasta, maupun donatur perorangan.

Dalam arahannya, Penasihat Kepanitiaan RB. Dwi Wahyu menyampaikan bahwa perayaan Natal Bersama ini diharapkan menjadi momentum yang kuat untuk merajut dan mempererat kerukunan beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melibatkan unsur-unsur penting seperti Polri, TNI, dan ASN, perayaan ini menjadi simbol nyata dari persatuan dan toleransi yang telah lama hidup subur di tengah masyarakat Yogyakarta yang istimewa. Kebersamaan dalam merayakan Natal ini juga menjadi wujud dukungan terhadap terciptanya Indonesia yang damai dan harmonis, sejalan dengan semangat sub-tema yang diusung.

Mengenai waktu pelaksanaan, panitia merencanakan Perayaan Natal Bersama akan digelar pada tanggal 3 Januari 2026. Namun demikian, Bendahara Umum K. Herman Setyawan menambahkan bahwa tanggal tersebut bersifat tentatif dan kemungkinan pergeseran dapat saja terjadi. Penyesuaian jadwal, jelasnya, akan sangat bergantung pada konfirmasi dan kesediaan waktu dari tokoh-tokoh penting dan pejabat tinggi, baik dari pusat maupun daerah, yang diharapkan kehadirannya untuk memberikan sambutan dan dukungan pada acara akbar tersebut. Panitia berkomitmen untuk memilih waktu terbaik yang memungkinkan kehadiran tamu-tamu kehormatan tersebut.

Guna menindaklanjuti hasil rapat perdana ini, diputuskan bahwa rapat berikutnya akan diselenggarakan pada Jumat mendatang, 21 November 2025, dan akan kembali bertempat di Nunggu Kowe Coffee and Resto. Rapat lanjutan tersebut diagendakan untuk membahas laporan revisi anggaran dari masing-masing seksi dan mematangkan struktur serta pembagian tugas yang telah disepakati.

Penulis : SHN
Foto : Istimewa