
Sekda Bekasi Instruksikan Wilayah Aktif Pantau Anak Putus Sekolah Jelang SPMB 2026
KOTA BEKASI — Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan pentingnya pengawasan pendidikan di tingkat wilayah agar tidak ada anak yang kehilangan hak untuk bersekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, saat memimpin apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (11/5/2026). Dalam arahannya, ia meminta aparatur mulai dari kelurahan hingga kecamatan lebih aktif melakukan pemantauan terhadap anak usia sekolah di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dijamin pemerintah melalui berbagai fasilitas, baik di sekolah negeri maupun swasta.
“Pemerintah harus memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak. Jangan sampai ada warga yang tidak sekolah karena persoalan teknis ataupun administrasi,” kata Junaedi.
Ia menambahkan bahwa program wajib belajar 12 tahun menjadi komitmen bersama yang harus dijalankan secara serius oleh seluruh perangkat daerah demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi.
Selain membahas kesiapan pendidikan, apel pagi tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada atlet panahan yang berhasil meraih prestasi dalam Open Archery Tournament Bekasi 2026. Kontingen PERPANI Kota Bekasi sukses menjadi juara umum dalam ajang tersebut.
Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan apresiasi kepada petugas Pamor dengan capaian pendataan masyarakat terbaik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi pelayanan di lapangan.
Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bekasi resmi melepas Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026 yang terdiri dari berbagai unsur lintas sektor, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PDHI Cabang Jawa Barat V, serta kader zoonosis.
Tim tersebut akan melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban dan memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman serta sesuai standar kesehatan masyarakat.
Melalui berbagai agenda tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sosial masyarakat secara berkelanjutan.
Romo Kefas



