Sekolah Mahanaim Jadi Perbincangan, Dari Anak Panti Menembus Industri Hiburan hingga Borong Prestasi Nasional

Sekolah Mahanaim Jadi Perbincangan, Dari Anak Panti Menembus Industri Hiburan hingga Borong Prestasi Nasional

Spread the love

BEKASI – Sekolah Mahanaim kembali mencuri perhatian publik melalui deretan prestasi seni yang berhasil diraih para siswanya hingga tingkat nasional. Sekolah yang dikenal mengusung pendidikan holistik ini dinilai berhasil memadukan pembentukan karakter, pengembangan bakat seni, dan prestasi akademik secara seimbang.

Dalam keterangannya di Bekasi, pihak sekolah melalui salah satu orang dekat Ibu Iin Tjipto, yakni Ibu Nike, menegaskan bahwa pendidikan seni di Mahanaim bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan bagian penting dalam membangun mental, karakter, serta kepercayaan diri siswa.

Menurut Nike, Mahanaim berkomitmen membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh siswa untuk mengembangkan bakat mereka tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Ia menjelaskan bahwa sekolah menyediakan pelatih profesional, fasilitas seni lengkap, serta perlengkapan pertunjukan dengan standar tinggi tanpa biaya tambahan bagi siswa.

“Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Banyak anak memiliki bakat tetapi terkendala biaya pendidikan seni. Di Mahanaim, kami berusaha menjembatani hal tersebut,” ujar Nike.

Keberhasilan sistem pendidikan inklusif tersebut terlihat dari kisah inspiratif Sarah Nevalina. Berasal dari latar belakang sebagai anak panti asuhan, Sarah berhasil dibina hingga menembus panggung hiburan nasional. Ia sempat mengikuti ajang pencarian bakat nasional dan kini berkarier sebagai backing vocal penyanyi nasional, Salma Idol.

Kisah Sarah menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu mengubah keterbatasan menjadi prestasi.

Selain kisah inspiratif tersebut, Mahanaim juga mencatat berbagai pencapaian membanggakan dalam bidang seni. Pada tahun 2025, Jofinka Emmanuela Lumy berhasil meraih Juara 1 Lomba Melukis dan Juara 1 Lomba Fotografi tingkat nasional dalam ajang Lomba Seni Sastra Indonesia tingkat SMA/SMK.

Prestasi lainnya diraih pada tahun 2024 oleh tim sinematografi yang terdiri dari Fajar Saputra, Michael Christ, dan Samuel Prase. Ketiganya berhasil meraih Juara 1 Lomba Film Pendek dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kota Bekasi.

Sementara itu, Ester J.F. Panjaitan menunjukkan kemampuan di bidang musik dengan meraih Juara 1 Lomba Cipta Lagu FLS2N tingkat Kota Bekasi dan Juara 3 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Prestasi nasional juga ditorehkan Olivia Simanjuntak yang berhasil menjadi Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia dalam ajang National Competition Festival.

Nike menambahkan bahwa kegiatan seni di Mahanaim memiliki filosofi mendalam. Setiap pertunjukan seni tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana menanamkan nilai spiritual dan kebangsaan kepada siswa.

Ia menjelaskan bahwa melalui karya seni, para siswa diajarkan menyampaikan pesan moral dan doa bagi Indonesia, termasuk harapan agar bangsa tetap kuat secara ekonomi, sosial, dan persatuan.

Dengan pendekatan pendidikan yang menekankan keseimbangan antara karakter, kreativitas, dan prestasi, Sekolah Mahanaim terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.


APM/Romo Kefas