Ketua Presidium FORMAKSI Bekasi Sampaikan Ucapan yang Mengingatkan Sinergi Antara TNI dan Masyarakat
BEKASI, 19 Desember 2025 – Hari ini (19 Desember) kita merayakan Hari Juang Bela Negara ke-77 – hari peringatan yang bukan libur nasional, tetapi selalu diisi dengan upacara-upacara bermakna di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berbagai elemen masyarakat. Dalam siaran persnya Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas) sebagai Ketua Presidium Forum Masyarakat Kristen Bekasi menyampaikan ucapan yang penuh makna tentang peran bersama TNI dan rakyat dalam melindungi tanah air.
“Tak bisa disangkal, TNI selalu menjadi garda terdepan dalam juang bela negara – dari medan perang masa lalu hingga melindungi batas negara hari ini. Upacara yang mereka gelar setiap Hari Juang Bela Negara adalah pengingat bagi kita semua tentang komitmen yang tak tergoyahkan,” ujar Romo Kefas.

Dia menekankan bahwa juang bela negara tidak hanya menjadi tugas TNI saja. “Pada masa kemerdekaan, rakyat mendukung TNI dengan beras, pakaian, dan semangat. Sekarang juga begitu – rakyat adalah dasar kekuatan. Tanpa dukungan dan persatuan rakyat, upaya TNI untuk melindungi negara akan sulit maksimal. Ini adalah sinergi yang harus kita jaga dan perkuat,” jelasnya.
Romo Kefas juga menjelaskan bahwa di era modern, bentuk juang bela negara menjadi lebih beragam. “Selain perjuangan fisik yang dilakukan TNI, kita sebagai rakyat juga berjuang dengan cara kita sendiri: melawan korupsi, menjaga kerukunan antar umat, dan menolak informasi yang menyesatkan. Semua itu adalah bagian dari upaya bersama untuk melindungi NKRI,” tegasnya.
Dia menambahkan, “Hari ini bukan hanya untuk merenungkan masa lalu, tapi juga untuk menyiapkan masa depan. Setiap warga negara, mulai dari pemuda hingga lansia, memiliki peran kecil yang berarti. Bersama TNI dan rakyat, kita bisa membuat negara ini lebih kuat dan aman.”
(**)

