Warga Resah Bau Limbah Menyengat, DLH Bekasi Turun Tangan: Pengelola SPPG Diultimatum!

Warga Resah Bau Limbah Menyengat, DLH Bekasi Turun Tangan: Pengelola SPPG Diultimatum!

Spread the love

KOTA BEKASI — Aroma limbah yang menyengat membuat warga kawasan Puri Gading, Jatiasih, resah. Keluhan soal dugaan pembuangan limbah dari kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akhirnya memicu aksi cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi yang langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak.

Warga RT 03 RW 011 mengaku terganggu dengan bau tak sedap yang muncul dari saluran lingkungan permukiman. Selain mengganggu kenyamanan, warga juga mulai khawatir limbah tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang tinggal di sekitar lokasi.

Merespons laporan itu, tim Pengawas Lingkungan Hidup DLH bersama tim laboratorium langsung melakukan pemeriksaan lokasi. Hasil penelusuran awal menemukan sumber limbah berasal dari air bekas pencucian wadah makanan program SPPG yang dialirkan langsung ke saluran permukiman warga.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan masyarakat. Ia menyebut pengelola kegiatan telah diberikan peringatan keras untuk segera memperbaiki sistem pengelolaan limbah sesuai standar lingkungan.

“Lingkungan warga tidak boleh dikorbankan. Jika pengelolaan limbah tidak diperbaiki, tentu ada konsekuensi hukum yang harus diterima,” tegasnya.

DLH memastikan akan melakukan pemantauan intensif guna memastikan tidak ada lagi pembuangan limbah langsung ke saluran lingkungan. Pengawasan juga akan diperketat untuk memastikan seluruh kegiatan usaha mematuhi aturan lingkungan yang berlaku.

Di sisi lain, DLH mengapresiasi keberanian warga melaporkan dugaan pencemaran tersebut. Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pelaku kegiatan usaha agar tidak mengabaikan pengelolaan limbah. DLH menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas demi melindungi kesehatan dan kenyamanan warga Kota Bekasi.

Jurnalis Romo Kefas