
Kota Bekasi, 1 Mei 2026 — Bekasi PRIDE Award 2026 resmi dimulai sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong inovasi daerah. Tidak hanya menjadi ajang penghargaan, program ini memiliki tahapan seleksi yang cukup panjang sebelum akhirnya menentukan inovasi terbaik.
Program yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bekasi ini dirancang melalui beberapa fase yang menguji kualitas ide hingga kesiapan implementasi.
Tahap Awal: Sosialisasi dan Bimbingan Teknis
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada peserta terkait Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).
Selain itu, dilakukan bimbingan teknis (bimtek) bagi pembina Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), baik yang belum aktif maupun yang telah berjalan.
Tahapan ini bertujuan memastikan peserta memahami mekanisme kompetisi serta mampu menyiapkan inovasi secara matang.
Pendaftaran dan Pengajuan Proposal
Setelah sosialisasi, peserta diwajibkan mendaftarkan diri dan mengajukan proposal inovasi secara daring.
Proposal menjadi dokumen utama yang akan dinilai, mencakup ide, tujuan, manfaat, serta potensi penerapan inovasi di lapangan.
Verifikasi Administrasi dan Substansi
Tahap berikutnya adalah verifikasi, yang terdiri dari dua bagian:
- Administrasi, untuk memastikan kelengkapan dokumen
- Substansi, untuk menilai kualitas ide dan relevansinya
Pada tahap ini, banyak proposal akan tersaring sebelum masuk ke tahap selanjutnya.
Seleksi Presentasi
Peserta yang lolos akan mengikuti tahap presentasi di hadapan tim penilai.
Di sinilah peserta harus mampu menjelaskan inovasi secara detail, termasuk cara kerja, dampak, dan peluang implementasi.
Tahap ini menjadi penentu utama karena menguji kesiapan peserta secara langsung.
Penetapan dan Penganugerahan
Setelah seluruh proses seleksi selesai, pemenang akan ditetapkan dan diumumkan pada puncak acara.
Para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa piala, piagam, serta pembinaan lanjutan.
Khusus untuk kategori Teknologi Tepat Guna, disediakan pula uang pembinaan sebagai bentuk dukungan pengembangan inovasi.
Tahap Lanjutan: Pembinaan dan Kompetisi Lebih Tinggi
Tidak berhenti pada penghargaan, peserta terbaik akan mendapatkan pembinaan lanjutan.
Mereka juga berpeluang mewakili Kota Bekasi dalam ajang inovasi tingkat provinsi hingga nasional.
Tahap ini menjadi penting untuk memastikan inovasi dapat berkembang lebih luas.
Proses Panjang, Hasil Diuji di Lapangan
Bekasi PRIDE Award 2026 menunjukkan bahwa inovasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses seleksi yang panjang.
Namun pada akhirnya, keberhasilan program ini tetap akan dinilai dari implementasi di lapangan.
Apakah inovasi yang lolos seleksi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, atau hanya berhenti sebagai dokumen kompetisi?
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



