
Hanmars 7K Jadi Ajang Uji Ketahanan Prajurit Divif 1 Kostrad, Bangun Fisik Prima dan Jiwa Korsa
Cilodong — Tidak ada prajurit tangguh tanpa latihan yang konsisten. Prinsip tersebut kembali diwujudkan oleh Divisi Infanteri 1 Kostrad melalui pelaksanaan Ketahanan Mars (Hanmars) sejauh 7 kilometer yang melibatkan prajurit di kawasan Kompleks Cilodong, Depok, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin satuan dalam menjaga kesiapan fisik, ketahanan mental, dan kemampuan operasional prajurit. Dengan langkah yang seragam dan semangat yang menyala, para peserta menaklukkan rute latihan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan profesionalisme keprajuritan.
Bagi prajurit Kostrad, Hanmars bukan sekadar berjalan kaki menempuh jarak tertentu. Latihan ini merupakan sarana untuk menguji daya tahan tubuh, membangun mental pantang menyerah, serta memperkuat kemampuan bekerja sama dalam satu kesatuan yang solid.
Sejak pelaksanaan dimulai, para prajurit menunjukkan disiplin dan motivasi tinggi dalam menyelesaikan seluruh tahapan latihan. Setiap langkah yang ditempuh menjadi simbol komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai prajurit yang siap menghadapi berbagai tantangan tugas.
Selain aspek fisik, Hanmars juga memiliki nilai strategis dalam membangun jiwa korsa dan rasa kebersamaan antaranggota satuan. Dalam latihan tersebut, setiap prajurit dituntut untuk saling mendukung, menjaga kekompakan, dan menyelesaikan tantangan secara kolektif.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan personel. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti latihan dengan baik dan mencapai tujuan pembinaan yang diharapkan.
Melalui program pembinaan seperti Hanmars, Divif 1 Kostrad terus berupaya menjaga kualitas sumber daya manusia yang menjadi salah satu kekuatan utama organisasi. Prajurit yang memiliki kondisi fisik prima dan mental kuat diyakini akan mampu menjalankan setiap tugas dengan optimal.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas di berbagai medan penugasan.
Dengan semangat latihan yang terus dipelihara, Divif 1 Kostrad menunjukkan komitmennya untuk mencetak prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter tangguh, disiplin, dan loyal terhadap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Setiap Kilometer Yang Ditempuh Dalam Latihan Adalah Investasi Untuk Membangun Prajurit Yang Lebih Kuat, Lebih Tangguh, dan Lebih Siap Menghadapi Tantangan Tugas.
Romo Kefas





