
Bangun Tata Kelola Modern, Divif 2 Kostrad Matangkan Kompetensi Aparat Pengelola Keuangan
Malang — Di era keterbukaan informasi dan meningkatnya tuntutan akuntabilitas publik, kemampuan mengelola anggaran negara secara profesional menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan organisasi. Menjawab tantangan tersebut, Divisi Infanteri 2 Kostrad terus memperkuat kualitas aparatur pengelola keuangan melalui pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan Pelatihan Tugas dan Fungsi Satuan Kerja (Satker) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Markas Divif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas bagi personel yang terlibat langsung dalam perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban anggaran negara.
Pelatihan dipandu oleh Wakil Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Darat, Brigjen TNI Eko Hariyanto, S.Sos., yang hadir untuk memberikan pembekalan terkait penguatan sistem administrasi, perencanaan anggaran, serta pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Kehadiran Waasrena Kasad disambut oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pejabat utama Divif 2 Kostrad yang selama ini berkomitmen mendorong peningkatan kualitas manajemen organisasi.
Peserta kegiatan terdiri dari para pejabat perencanaan satuan kerja, Bintara Pembuat Pembukuan Keuangan, dan Juru Bayar dari seluruh satuan jajaran Divif 2 Kostrad. Mereka merupakan unsur strategis yang berperan memastikan setiap proses penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.
Dalam sambutan Pangdivif yang dibacakan Ir Divif 2 Kostrad Brigjen TNI Indra Heri, disampaikan bahwa pengelolaan anggaran negara harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme aparat pengelola keuangan tidak hanya diukur dari kemampuan menyusun laporan, tetapi juga dari integritas dalam menjalankan setiap tahapan pengelolaan anggaran.
Sementara itu, Brigjen TNI Eko Hariyanto mengingatkan bahwa tertib administrasi dan kualitas laporan keuangan merupakan cerminan langsung dari kualitas organisasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi personel harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan regulasi dan sistem pengelolaan keuangan yang semakin modern.
Selain membahas aspek teknis, pelatihan juga menjadi sarana membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya budaya transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.
Melalui kegiatan ini, Divif 2 Kostrad menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.
Tata Kelola Yang Baik Bukan Hanya Tentang Mengelola Anggaran Dengan Benar, Tetapi Tentang Menjaga Kepercayaan Yang Diberikan Negara Kepada Institusinya.
Romo Kefas





