
Pangdivif 3 Kostrad Cek Langsung Rehabilitasi Fasilitas Brigif 3, Dorong Infrastruktur Satuan yang Lebih Modern dan Layak
Maros – Pembangunan kekuatan pertahanan tidak hanya bertumpu pada kemampuan personel dan alutsista, tetapi juga didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Berangkat dari semangat tersebut, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, melakukan peninjauan langsung terhadap progres rehabilitasi sejumlah fasilitas di lingkungan Brigade Infanteri 3 Kostrad, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program renovasi yang mendapat dukungan dari Panglima Kostrad berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun waktu penyelesaiannya. Dengan pengawasan langsung, setiap tahapan pembangunan diharapkan mampu menghasilkan fasilitas yang benar-benar mendukung kebutuhan prajurit.
Dalam peninjauan itu, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto mengamati perkembangan rehabilitasi di berbagai lokasi strategis, mulai dari barak prajurit, gudang penyimpanan logistik, fasilitas pendukung brigif, hingga area penunjang aktivitas fisik dan pembinaan personel.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar memperbaiki bangunan yang sudah ada, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh prajurit.
“Fasilitas yang baik akan mendukung kualitas pembinaan personel serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan standar yang tinggi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Beberapa fasilitas yang menjadi fokus rehabilitasi meliputi barak prajurit Yonif 431/Satria Setia Perkasa, barak Yonif 432 Kostrad, gudang penyimpanan di lingkungan Brigif 3/Tri Budi Sakti, hingga sarana pendukung lainnya yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain mengevaluasi progres pembangunan, Pangdivif juga berdialog dengan pihak pelaksana untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu konstruksi sehingga hasil pembangunan benar-benar mampu menunjang kebutuhan operasional satuan.
Perbaikan sarana tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan personel. Lingkungan yang lebih layak diyakini akan meningkatkan motivasi kerja, memperkuat pembinaan internal, serta mendukung terciptanya kondisi yang kondusif bagi prajurit dalam menjalankan tugasnya.
Tak hanya itu, modernisasi fasilitas juga menjadi bagian dari strategi memperkuat kesiapan satuan menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan dukungan infrastruktur yang representatif, proses pelatihan, penyimpanan logistik, hingga kegiatan operasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Peninjauan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan di lingkungan Kostrad tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik semata, tetapi juga mengedepankan fungsi, keberlanjutan, dan manfaat nyata bagi personel yang akan menggunakannya.
Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto berharap seluruh proses rehabilitasi dapat selesai sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Ia juga mengingatkan agar setiap fasilitas yang telah dibangun nantinya dipelihara dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang.
Dengan peningkatan sarana dan prasarana yang terus dilakukan, Brigif 3 Kostrad diharapkan memiliki lingkungan yang semakin mendukung pembinaan prajurit sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam melaksanakan tugas-tugas strategis demi kepentingan bangsa dan negara.
Di balik setiap tembok yang diperbaiki dan setiap fasilitas yang dibangun, tersimpan tujuan besar untuk menghadirkan ruang yang lebih layak bagi prajurit agar dapat mengabdi dengan nyaman, profesional, dan penuh dedikasi kepada Indonesia.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi





