
Prajurit Garuda di Lebanon Tunjukkan Kesiapan Tinggi, Pimpinan UNIFIL Turun Langsung Lakukan Evaluasi Lapangan
Lebanon Selatan — Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-T/UNIFIL terus menunjukkan kesiapan dan profesionalisme dalam menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Komitmen tersebut mendapat perhatian langsung dari Sector East Commander UNIFIL, Brigjen Antonio Ortiz Martinez, yang melakukan kunjungan kerja ke Task Force Bravo (TF Bravo) di wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Selasa (2/6/2026).
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya pimpinan sektor untuk memastikan seluruh unsur pasukan perdamaian berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai perkembangan situasi yang dapat terjadi di daerah operasi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergi antar kontingen yang bertugas di bawah bendera PBB.
Dalam kunjungannya, Brigjen Antonio Ortiz Martinez menerima pemaparan mengenai kondisi keamanan terkini, pola pengamanan wilayah, serta berbagai langkah yang telah dilakukan Satgas Yonmek TNI dalam mendukung implementasi mandat UNIFIL sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.
Tidak hanya menerima laporan, pimpinan sektor juga meninjau langsung kesiapan personel, perlengkapan operasional, hingga prosedur yang diterapkan Task Force Bravo dalam menjalankan tugas sehari-hari di wilayah tanggung jawabnya.
Didampingi Wakil Komandan Satgas Letkol Inf Ugroseno beserta jajaran staf dan komandan lapangan, kegiatan berlangsung dalam suasana profesional dan penuh semangat pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Antonio Ortiz Martinez memberikan apresiasi terhadap kinerja prajurit Indonesia yang dinilai mampu mempertahankan standar kesiapsiagaan tinggi di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang.
Ia menilai disiplin, profesionalisme, dan kemampuan adaptasi yang ditunjukkan prajurit Garuda menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan misi perdamaian di Lebanon Selatan.
Kunjungan ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi Indonesia dalam operasi penjaga perdamaian dunia. Selama bertugas di bawah UNIFIL, pasukan Indonesia dikenal aktif menjalankan patroli, pemantauan wilayah, serta berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya stabilitas dan keamanan di daerah penugasan.
Bagi Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-T, kehadiran pimpinan sektor menjadi motivasi tambahan untuk terus menjaga performa dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sebagai representasi bangsa Indonesia di forum internasional.
Melalui dedikasi dan profesionalisme yang terus ditunjukkan, prajurit Garuda tidak hanya menjaga perdamaian di Lebanon, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang aktif berkontribusi dalam mewujudkan stabilitas dan keamanan dunia.
Saat Prajurit Garuda Bertugas di Tanah Misi, Yang Mereka Jaga Bukan Hanya Perdamaian Kawasan, Tetapi Juga Kehormatan Merah Putih di Mata Dunia.
Romo Kefas





