
Prajurit Perbatasan dan Pelajar Bersatu dalam Aksi Sosial, Wini Bersih Jadi Ruang Belajar Kehidupan
Wini, NTT — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terpancar dalam kegiatan Gerakan Wini Bersih yang digelar Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad bersama siswa SMK Perikanan Wini di Desa Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (29/05/2026) itu tidak sekadar menjadi aksi bersih-bersih lingkungan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda melalui pengalaman langsung di lapangan.
Personel Pos Wini mengajak para pelajar untuk terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pengecatan fasilitas umum, perbaikan sarana bermain anak, hingga pembersihan kawasan pantai yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat setempat.
Di bawah pendampingan prajurit TNI, para siswa belajar tentang arti disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui aktivitas nyata yang dilakukan secara bersama-sama.
Komandan Pos Wini, Sertu Bahar, mengatakan bahwa pembentukan karakter generasi muda memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk melalui kegiatan sosial yang memberikan pengalaman langsung kepada para pelajar.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, memiliki semangat kebersamaan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada pembinaan karakter, kegiatan tersebut juga memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan fasilitas umum yang digunakan masyarakat.
Pantai yang dibersihkan tampak lebih tertata, sementara sarana bermain yang diperbaiki kembali dapat dimanfaatkan oleh warga dan anak-anak di sekitar lokasi.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta, Satgas turut membagikan makanan ringan bergizi dan susu hangat setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan. Bagi mereka, pengalaman bekerja bersama prajurit TNI memberikan pelajaran berharga yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Pamtas di wilayah perbatasan tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan lingkungan sosial masyarakat.
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad terus berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial kepada generasi muda perbatasan.
Ketika Pendidikan Karakter Dipadukan dengan Aksi Nyata, Lahirlah Generasi yang Tidak Hanya Cerdas, Tetapi Juga Peduli dan Bertanggung Jawab.
Romo Kefas





