
Satgas Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Perbatasan Bergandengan Tangan Wujudkan Ketahanan Pangan
Malaka, NTT — Di tengah hamparan lahan pertanian Dusun Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, semangat gotong royong terlihat begitu kuat saat personel Pos Haslot Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad bersama warga turun langsung melakukan penanaman jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/05/2026) tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas di perbatasan tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan wilayah negara, tetapi juga aktif mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dengan penuh semangat, prajurit dan warga bekerja bersama mengolah lahan, menyiapkan benih, hingga melakukan penanaman jagung yang diharapkan mampu memberikan hasil produktif bagi masyarakat setempat.
Komandan Pos Haslot, Pelda Anang Yuliawan, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap hasil pertanian warga dapat meningkat dan memberikan manfaat bagi kehidupan mereka,” ujarnya.
Kehadiran personel Satgas di tengah aktivitas pertanian warga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain membantu pekerjaan di lapangan, keterlibatan prajurit juga menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki.
Suasana kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua bekerja berdampingan dengan tujuan yang sama, yakni membangun kemandirian pangan di wilayah perbatasan.
Bagi warga Dusun Motamasin, program tersebut bukan hanya tentang menanam jagung, tetapi juga tentang membangun harapan dan memperkuat kerja sama yang selama ini terjalin dengan personel Satgas.
Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, Satgas Yonarmed 12 Kostrad terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pembangunan wilayah perbatasan yang lebih maju dan sejahtera.
Program ketahanan pangan yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan RI–RDTL.
Menjaga Perbatasan Tidak Hanya Dilakukan dengan Menjaga Wilayah Negara, Tetapi Juga Dengan Menumbuhkan Harapan dan Kesejahteraan Masyarakatnya.
Romo Kefas





