SENJA DALAM NESTAPA

Sinar jingga metari sore hampir lenyap di tepi langit di sebelah barat, yang di sebut senja sore.
Juga, sebagai tanda akan berganti malam, malam yang dingin merasuk ke dalam porsi-pori jiwa…

“Kau bagaikan senja,
Yang datang sekejap membawa luka,
Katanya kau hadir bagai lentera
Penyambung hidupku yang dirundung duka.
Melambungkanku di atas mega
Lalu jatuh bersama tetesa air mata hati…

” Tak sempat aku goreskan tinta
Tuk menuliskan kisah hidupku yang getir,
Kau yang datang lalu hilang entah kemana
Jauh di dasar sukma dalam lentera cintaku…

” Cinta yang menenggelamkanku dan
Menghancurkanku
Di saat detik-detik bahagiaku
Lalu kau meningalkanku begitu saja…

” Bodohnya aku yang dibutakan oleh rasa Cinta dan Sayangku padamu.
Aku akan merelakanmu pergi bersama dia, biarlah
Aku sendiri…
Di awal Agustus ini

” Dan aku rela melepasmu,
Juga mengikhlaskan untuk menenggalkanku,
Daripada cintaku dimadu dalam nestapa…

Jum’at, 6 Agustus 2021
Situbondo

(Kiriman seorang sahabat kliker)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Ayo tinggalkan komentar :)x
()
x