Sinode Gereja Kristen Toraja Siap Menggelar Sidang Raya PGI Ke 18

Sinode Gereja Kristen Toraja Siap Menggelar Sidang Raya PGI Ke 18

Spread the love

Jakarta – Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) mempercayakan sinode Gereja Toraja sebagai penyelenggara atau tuan rumah Sidang Raya PGI XVIII, 1 sampai 14 November 2024.

Ketua Umum Panitia Sidang Raya PGI XVIII, Pendeta Musa Salusu menyampaikan, untuk menyukseskan hajatan akbar ini, dirinya semata-mata mengandalkan kuasa Tuhan dan jemaat, khususnya masyarakat Toraja.

Dalam rangka Sidang Raya PGI ke 18 panitia sidang raya dan jajaran pengurus sinode Gereja Kristen Toraja Kamis 21/3/24 beraudensi dengan Pengurus Harian PGI di Graha Oikumene Jalan Salemba Raya No 10 Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan pagi hingga siang tersebut salah satu point yang dibicarakan adalah sistem online di mana semua peserta didata melalui digital. Demikian pula penggunaan materis idang dengan sistem peperles dengan upaya mendukung lingkungan hijau.

Pendeta Musa Salusu bersama Pdt Jackelyn Manuputy sekretaris umum PGI dalam komprensi persnya yang di gelar di media center PGI di depan para awak media.

Pdt Musa mengatakan bahwa Gereja Toraja sebagai tuan dan nyonya rumah mengungkapkan bahwa panitia dalam hal Gereja Toraja bersama pihak-pihal lain sudah bekerja keras untuk mempersiapkan sukses Sidang Raya.

“Kita sudah menyediakan 800 kamar hotel, juga wisma tamu, dan rumah penduduk untuk menyambut sekitar 2.000 peserta Sidang Raya,” tegas eks Ketua Sinode Gereja Toraja ini.
Lebih lanjut Musa menegaskan semua lokasi untuk berbagai pertemuan baik Pertemuan Raya Perempuan Gereja dan Pertemuan Raya Pemuda Gereja di Makale, Sidang MPL PGI dan Sidang Raya PGI di Rantepao, semua sudah siap.

Seperti pada Sidang Raya sebelumnya, jika Toraja yang menjadi tuan rumah, maka sesungguhnya masyarakat Toraja lah yang menjadi tuan rumahnya.

Pdt Musa Salusu mengajak masyarakat Toraja yang tersebar di seluruh Indonesia ikut mendukung dan ambil bagian dalam hajatan akbar ini.

“Kita tidak bisa melewatkan kesempatan langka ini menjadi tuan rumah yang baik,” katanya.
Ia menjelaskan, kepanitiaan disamping dari gereja Toraja, juga dari kalangan Muslim, Katholik, gereja lain non PGI dan lain-lain yang semua itu masuk dalam kepanitiaan. Termasuk juga pemerintah. Sehingga semua pihak bergandengan tangan mempersiapkan kelancaran dan kesuksesan Sidang Raya ini.

Sedangkan Jakcy Manuputy Menyinggung agenda Sidang Raya, Pdt Jacky menyatakan bahwa agenda sudah terprogram seperti sidang raya umumnya. Adapun isu yang menjadi perhatian PGI di SR Toraja terkait dengan tiga hal yakni terkait isu lingkungan, harmony keluarga dan gereja pendidikan politik.

“PGI masih fokus ke isu lingkungan atau rusaknya ekologi, harmoni keluarga dan penting gereja ke pendidikan politik bagi warga,” tutur Jacklyn yang disebut calon kuat pengganti Ketua Umum PGI Gomar Gultom.

Selain itu, kata pendeta asal GPM ini, hasil-hasil pertemuan raya pemuda dan pertemuan raya perempuan akan di bawa ke Sidang Raya (YM)

@romokefashervin74

error: Content is protected !!